Update besar seharusnya membuat HP terasa baru, tapi bagi sebagian pemilik Galaxy, One UI 9 justru membuat Android Auto bermasalah. Laporan yang memicu artikel ini datang dari Android Authority pada 2 November 2026, dan laporan pengguna lain menguatkan polanya: audio tersendat, koneksi membeku, serta peta dan lokasi yang gagal. Samsung belum mengumumkan penyebab pasti untuk masalah Android Auto ini, jadi artikel ini memisahkan dengan tegas mana laporan pengguna, mana langkah resmi Samsung, dan mana yang masih belum terkonfirmasi.
Ringkasan cepat: One UI 9 berbasis Android 17 mulai bergulir stabil ke Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra pada 16 September 2026, menurut Samsung Newsroom. Laporan Android Auto pasca-One UI 9 mencakup audio tersendat dan membeku, serta kegagalan peta dan lokasi pada sebagian Galaxy S26. Penyebab pasti untuk masalah Android Auto ini belum dikonfirmasi Samsung; jangan menganggap teori server atau WebView sebagai penyebab yang sudah pasti. Langkah resmi Samsung untuk Android Auto yang tidak terhubung meliputi restart HP, hapus cache Android Auto, periksa update software, dan periksa pengaturan Bluetooth mobil. Jangan melakukan factory reset sebagai langkah pertama, karena reset menghapus data lokal dan aplikasi yang diunduh.
Apa yang sebenarnya dilaporkan
Android Auto adalah sistem yang menampilkan navigasi, musik, dan pesan dari HP ke layar mobil, supaya pengemudi tidak perlu memegang HP. Ketika ia bermasalah, dampaknya langsung terasa: navigasi hilang di tengah jalan, musik putus-putus, atau HP sama sekali tidak tersambung ke head unit mobil. Di forum komunitas Samsung, seorang pengguna Galaxy S26 Ultra melaporkan Android Auto yang tersendat audionya dan sering membeku, sementara Galaxy S24 Ultra miliknya tidak bermasalah dengan mobil Honda 2018 yang sama. Pengguna lain melaporkan Android Auto di S26 Ultra yang awalnya tersambung, lalu bermasalah saat mobil dinyalakan kembali. Laporan-laporan itu adalah laporan pengguna, bukan hasil pengujian laboratorium, dan jumlah perangkat yang terdampak belum bisa dipastikan dari laporan tersebut. Sumber kedua, iTechify, merangkum masalah One UI 9 lain dan secara eksplisit mencantumkan “Android Auto issues” sebagai keluhan yang dilaporkan pengguna, dengan contoh kegagalan peta atau lokasi pada sebagian pemilik Galaxy S26. Sekali lagi, ini laporan pengguna, bukan konfirmasi resmi Samsung bahwa semua perangkat One UI 9 terdampak.
Jangan campuradukkan dengan bug One UI 9 yang lain
One UI 9 memang punya riwayat bug lain yang lebih terdokumentasi, dan penting tidak mencampuradukkannya dengan masalah Android Auto. Bug yang paling banyak diberitakan adalah layar setup yang membeku atau menampilkan error XML “Access Denied” setelah instalasi, yang dilaporkan pada Galaxy S24, S25, dan S26, plus setidaknya satu HP lipat. Untuk bug setup itu, Samsung mengakui masalah terkait komponen WebView pada sebagian Galaxy S26 Ultra di forum komunitas Korea Selatan, dan menyarankan solusi sementara seperti memperbarui browser ke versi terbaru, memakai Wi-Fi saat masuk ke akun Samsung, atau memakai versi web samsung.account.com. Pengakuan itu menyangkut proses setup dan masuk akun, bukan secara khusus Android Auto. Jadi jangan menulis bahwa Samsung sudah mengakui penyebab Android Auto, karena bukti yang terverifikasi untuk artikel ini tidak sampai ke sana. Ada juga teori dari informan yang menyebut perubahan server Samsung untuk mencegah kebocoran firmware sebagai pemicu bug setup. Teori itu belum dikonfirmasi Samsung, dan artikel ini tidak memakainya sebagai penjelasan untuk Android Auto.
Langkah perbaikan resmi Samsung yang bisa dicoba
Kalau Android Auto di Galaxy kamu bermasalah setelah One UI 9, mulailah dari langkah resmi Samsung, bukan dari trik acak di media sosial. Langkah-langkah ini berasal dari halaman dukungan Samsung “Android Auto not connecting on Galaxy phone”, dan berlaku umum untuk masalah koneksi Android Auto, bukan hanya One UI 9. Pertama, restart HP. Tarik panel Quick dari atas kanan layar, ketuk ikon Power, ketuk Restart, lalu konfirmasi sekali lagi. Kedua, hapus cache Android Auto: buka Settings, ketuk Apps, ketuk Android Auto, ketuk Storage, lalu ketuk Clear cache. Menghapus cache tidak sama dengan menghapus data aplikasi, jadi langkah ini aman dicoba lebih dulu. Ketiga, periksa update software: buka Settings, ketuk Software update, lalu ikuti menu Download and install. Samsung sendiri merilis update lanjutan untuk S26 yang catatan rilisnya hanya menyebut peningkatan stabilitas umum, jadi ada kemungkinan perbaikan datang lewat update kecil semacam itu tanpa diumumkan secara spesifik. Keempat, periksa pengaturan Bluetooth mobil: buka Settings, ketuk Connections, ketuk Bluetooth, ketuk ikon Settings di samping mobil yang dipasangkan, dan pastikan sakelar Calls dan Audio menyala. Kalau sakelar tidak bisa dinyalakan, Samsung menyarankan Unpair lalu memasangkan ulang dari daftar Available devices. Kalau semua langkah itu gagal, catat detailnya sebelum menghubungi dukungan: model Galaxy, versi software, mobil dan head unit yang dipakai, apakah memakai kabel atau nirkabel, dan apakah masalah muncul sejak update One UI 9 atau sudah ada sebelumnya.
Apa yang masih belum terkonfirmasi
Beberapa hal penting masih belum bisa ditulis sebagai fakta. Pertama, daftar model yang terdampak Android Auto secara pasti belum dikonfirmasi Samsung. Laporan yang ada menonjol pada Galaxy S26 Ultra, tapi itu bisa mencerminkan siapa yang paling vokal melaporkan, bukan cakupan sebenarnya. Kedua, penyebab pastinya belum diumumkan. Ketiga, belum ada jadwal perbaikan khusus Android Auto yang diumumkan Samsung dalam sumber yang terverifikasi untuk artikel ini. Keempat, ketersediaan One UI 9 sendiri bertahap menurut negara, operator, dan model, jadi pembaca Indonesia tidak bisa mengasumsikan semua Galaxy di Indonesia sudah mendapat update yang sama pada tanggal yang sama. Sumber yang merangkum jadwal rollout menyebut tanggal lokal, termasuk 3 Oktober untuk Indonesia pada gelombang S26, tapi jadwal per model tetap perlu dicek di Settings HP masing-masing.
Putusan
Buat kamu yang memakai Android Auto setiap hari, pesan praktisnya sederhana: jangan panik dan jangan langsung factory reset. Coba langkah resmi Samsung di atas, pastikan kabel dan head unit mobil bukan sumber masalahnya, dan tunggu update stabilitas berikutnya sambil memantau pengumuman Samsung. Kalau masalahnya muncul tepat setelah One UI 9 dan langkah resmi tidak membantu, laporkan ke Samsung dengan detail model dan versi software, karena laporan yang spesifik jauh lebih berguna daripada sekadar keluhan umum.
Tanya jawab singkat
Apakah semua Galaxy One UI 9 bermasalah di Android Auto? Tidak terbukti; yang ada adalah laporan dari sebagian pemilik, terutama Galaxy S26, dan cakupan pastinya belum dikonfirmasi.
Apakah Samsung sudah mengumumkan penyebabnya? Belum, untuk masalah Android Auto secara khusus dalam sumber yang terverifikasi di sini.
Apa langkah pertama yang aman dicoba? Restart HP, hapus cache Android Auto, periksa update software, dan periksa pengaturan Bluetooth mobil.
Apakah factory reset disarankan? Tidak sebagai langkah pertama, karena reset menghapus data lokal dan aplikasi yang diunduh.
Sumber: Android Authority, “Android Auto and One UI 9 aren’t getting along for some Galaxy owners”, 2 November 2026; Samsung Newsroom South Africa, “Samsung Begins Official Roll-Out of One UI 9, Bringing the Latest Galaxy Experiences to More Devices”, rollout mulai 16 September 2026 untuk Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra; Samsung Support US, “Android Auto not connecting on Galaxy phone”; iTechify, “One UI 9 Freezing Fix: What Galaxy S26 Owners Should Do”, 22 Oktober 2026; Android Police, “Samsung confirms fix for nasty One UI 9 bug affecting Galaxy S26 users”, 21 Oktober 2026; Gadgets360, laporan layar setup Galaxy S26 Ultra yang membeku; Samsung Community US, forum Galaxy S26 tentang Android Auto yang tersendat dan membeku.