IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

GADGET

Affinity untuk iPad Gratis, Satu Aplikasi Gantikan Empat

Affinity untuk iPad kini gratis untuk individu: sketsa, vektor, edit foto, dan layout dalam satu aplikasi dan satu file. Ini syarat, fitur AI, dan batasannya.

Oleh 03 NOV 2026 5 menit baca
Ilustrasi tablet dengan stylus untuk menggambar, mendesain vektor, mengedit foto, dan menata layout.

Canva resmi meluncurkan Affinity untuk iPad pada 2 November 2026, dan kabar terbaiknya: aplikasi ini gratis untuk individu. Satu aplikasi ini menggabungkan sketsa, desain vektor, edit foto, dan layout halaman, tanpa mengharuskanmu berlangganan untuk memakai alat intinya. Kamu hanya perlu akun Canva gratis untuk mulai memakai.

Ringkasan cepat:

  • Affinity untuk iPad dirilis 2 November 2026, setelah pre-order dibuka 26 Oktober 2026.
  • Gratis untuk individu; alat inti tidak butuh langganan.
  • Sketsa, vektor, foto, dan layout hidup dalam satu file .af yang sama.
  • Perlu akun Canva gratis; fitur Canva AI Studio butuh paket Canva premium.
  • Butuh iPadOS 18.0 atau lebih baru, dengan dukungan penuh Apple Pencil.
  • Hati-hati soal file lama: file dari aplikasi baru tidak bisa dibuka di aplikasi Affinity V2 yang lama.

Satu aplikasi, empat pekerjaan

Selama ini proses kreatif sering terpencar: sketsa di satu aplikasi, vektor di aplikasi lain, retouch foto di aplikasi ketiga, lalu layout di aplikasi keempat. Affinity untuk iPad memangkas semua itu. Creative Boom, yang meliput peluncurannya, menyebut sketsa, vektor, foto, dan layout kini tinggal dalam satu file .af, jadi kamu bisa berpindah antar mode dengan cepat tanpa ekspor, konversi, atau membuat ulang.

Ini adalah versi iPad dari aplikasi Affinity yang sudah disatukan di desktop Mac dan Windows. Canva mengakuisisi Serif, pembuat Affinity, pada 2024, lalu pada 2025 menggabungkan tiga aplikasi lama Affinity Photo, Designer, dan Publisher menjadi satu aplikasi desktop gratis. Versi iPad adalah permintaan terbesar pengguna sejak itu, menurut CEO Pro Design Canva, Duncan Clark.

Catatan soal tanggal: halaman App Store sempat mencantumkan 3 November 2026 sebagai tanggal yang diharapkan saat pre-order dibuka. Peluncurannya ternyata maju ke 2 November 2026, sesuai laporan peluncuran Creative Boom dan judul berita The Verge hari itu. Kalau kamu sempat melihat tanggal 3 November di daftar pre-order, itu tanggal perkiraan lama, bukan tanggal rilis final.

Apa yang bisa dilakukan di iPad

Antarmukanya dirancang dari nol untuk iPad, bukan sekadar versi desktop yang dikecilkan. Dukungan Apple Pencil jadi pusatnya: Sketch Studio yang baru membaca tekanan dan kemiringan stylus, dan sketsamu tetap hidup di dalam file, jadi bisa dikembangkan, bukan dimulai dari nol.

Ada dua fitur baru yang patut dicoba. Sketch to Shapes mengubah bentuk gambar tangan menjadi vektor yang rapi. Mask Tool mengikuti tepi yang rumit saat kamu menggambar, sehingga menyeleksi rambut atau bulu tidak lagi memakan waktu lama.

Di sisi layout, kamu bisa membuat zine, lookbook, dan buku foto, dengan master page dan grid yang menjaga konsistensi. Proyek bisa dibawa sampai ke file siap cetak, dengan manajemen warna yang proper. Dukungan formatnya juga luas: PSD, AI, INDD, IDML, PDF, dan SVG, sehingga pekerjaan profesional yang sudah ada bisa dibawa ke tablet. Aplikasi ini juga menangani edit foto RAW, kerja vektor detail, tipografi, dan layout siap cetak.

Untuk Apple Pencil Pro, dukungannya mencakup tekanan, kemiringan, barrel roll, squeeze, dan hover. Intinya, iPad di sini bukan pendamping yang dipangkas, melainkan studio lengkap yang bisa dipakai dari sketsa pertama sampai karya final.

Gratis, tapi pahami batasnya

Gratis di sini artinya alat inti gratis untuk individu, tanpa langganan. Itu mencakup alat sketsa, vektor, foto, dan layout. Kamu tetap perlu akun Canva gratis untuk mengaktifkan aplikasi.

Batasnya ada di fitur AI. Canva AI Studio hadir di Affinity untuk iPad untuk pertama kalinya, dan fitur-fitur itu butuh paket Canva premium. Yang termasuk di dalamnya antara lain Generative Expand, upscaling untuk referensi beresolusi rendah, motion blur dan noise reduction instan, serta Decompose Layer yang memisahkan gambar datar menjadi lapisan-lapisan yang bisa diedit. Canva sendiri menegaskan AI itu ada saat pengguna menginginkannya dan tidak mengganggu saat tidak dibutuhkan.

Batas kedua lebih teknis dan penting: kompatibilitas file lama. File yang dibuat di aplikasi Affinity baru tidak bisa dibuka di aplikasi V2 iPad yang lama, dan aplikasi V2 lama tidak lagi menerima pembaruan. Jadi sebelum pindah total, simpan salinan proyek pentingmu dalam format yang bisa dibuka di tempat lain, misalnya PDF atau PSD, sebagai jaring pengaman.

Buat siapa aplikasi ini cocok

Affinity untuk iPad paling cocok buat ilustrator, desainer, fotografer, dan kreator konten yang sudah memakai iPad sebagai alat kerja utama, atau yang ingin lepas dari langganan bulanan aplikasi desain. Buat pelajar dan kreator pemula di Indonesia, nilai gratisnya besar: alat profesional tanpa biaya langganan inti, selama perangkatnya memenuhi syarat iPadOS 18.0.

Aplikasi ini kurang cocok kalau pekerjaanmu sangat bergantung pada fitur AI generatif, karena bagian itu berbayar lewat Canva premium. Kurang cocok juga kalau timmu masih bekerja dengan aplikasi Affinity V2 lama, karena file baru tidak bisa dibuka di sana.

Putusan

Affinity untuk iPad menutup celah terbesar dari versi desktop gratisnya: tidak adanya studio lengkap di tablet. Satu aplikasi, satu file, gratis untuk alat inti, dan dukungan Apple Pencil yang serius adalah kombinasi yang sulit ditandingi di iPad saat ini. Syaratnya jelas: akun Canva gratis, iPadOS 18.0, dan kesediaan membayar hanya kalau kamu memang butuh fitur AI-nya. Buat kebanyakan kreator, itu kesepakatan yang sangat masuk akal.

Tanya jawab

Apakah Affinity untuk iPad benar-benar gratis? Ya, untuk individu, alat intinya gratis tanpa langganan, dengan akun Canva gratis.

Apakah fitur AI-nya juga gratis? Tidak. Fitur Canva AI Studio butuh paket Canva premium.

Apakah file lama Affinity V2 bisa dibuka di aplikasi baru? Aplikasi baru bisa membuka file lama, tapi file yang dibuat di aplikasi baru tidak bisa dibuka di aplikasi V2 lama.

Sumber: The Verge, “Affinity’s creative studio is now available on iPad for free”, 2 November 2026; Creative Boom, “Affinity for iPad is here, and it’s free for individuals”, 2 November 2026; Digital Trends, “The iPad is finally getting the Affinity app creatives have been asking for”, 26 Oktober 2026.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi