IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

GADGET

Wi-Fi 8 Datang Lebih Cepat: Router Asus ROG Ini Bukan Soal Kecepatan

Router Wi-Fi 8 Asus ROG Rapture GT-BN98 Pro fokus ke stabilitas, bukan kecepatan puncak. Simak spesifikasi, hasil uji awal, harga AS, dan statusnya di Indonesia.

Oleh 03 NOV 2026 6 menit baca
Ilustrasi router gaming Asus ROG Rapture GT-BN98 Pro dengan delapan antena untuk jaringan Wi-Fi 8.

Asus ROG Rapture GT-BN98 Pro adalah salah satu router Wi-Fi 8 pertama yang sudah bisa dibeli, meski standar Wi-Fi 8 sendiri masih dalam bentuk draf. Router ini bukan janji kecepatan yang jauh lebih tinggi dari Wi-Fi 7. Janjinya justru lebih membumi: koneksi yang lebih stabil saat banyak perangkat terhubung dan saat kamu berpindah ruangan.

Itulah kenapa ulasan awalnya terasa aneh sekaligus menarik. Di atas kertas, angka totalnya sama dengan pendahulunya yang memakai Wi-Fi 7. Di pemakaian nyata, penguji melaporkan koneksi yang terasa lebih konsisten. Tapi ada catatan besar: belum ada perangkat klien Wi-Fi 8 seperti laptop atau HP yang bisa membuka seluruh kemampuan router ini.

Ringkasan cepat:

  • GT-BN98 Pro memakai Wi-Fi 8 (IEEE 802.11bn) yang masih draf, dengan total bandwidth gabungan BN30000.
  • Wi-Fi 8 tidak menaikkan kecepatan puncak dibanding Wi-Fi 7; fokusnya adalah keandalan, latensi yang lebih stabil, dan roaming yang lebih mulus.
  • Harga yang dilaporkan di AS adalah US$899,99, sedangkan harga dan ketersediaan resmi di Indonesia belum terkonfirmasi.
  • Belum ada perangkat klien Wi-Fi 8, jadi sebagian besar janji Wi-Fi 8 masih harus menunggu perangkat pendampingnya.

Apa yang baru dari GT-BN98 Pro

GT-BN98 Pro pada dasarnya adalah versi Wi-Fi 8 dari GT-BE98 Pro yang memakai Wi-Fi 7. Huruf BN di namanya merujuk ke 802.11bn, sedangkan BE merujuk ke 802.11be alias Wi-Fi 7. Desainnya pun masih khas ROG: bodi besar dengan delapan antena eksternal yang tidak bisa dilepas, plus lampu RGB Aura di bagian atas.

Perbedaan pentingnya ada di tiga hal. Pertama, radio Wi-Fi 8 dengan konfigurasi quad-band. Kedua, dukungan Automated Frequency Coordination (AFC) yang direncanakan, bukan tersedia sejak firmware awal, menurut Dong Knows Tech. Ketiga, firmware ASUSWRT 6 dengan antarmuka web yang diperbarui.

AFC layak dijelaskan karena sering disalahpahami. AFC adalah sistem koordinasi frekuensi otomatis yang memungkinkan pita 6 GHz dipakai dengan daya yang lebih sesuai aturan setempat, sehingga jangkauan 6 GHz bisa mendekati 5 GHz. AFC tidak menaikkan kecepatan maksimum, dan di router ini pemakaiannya masih bergantung pada wilayah, sertifikasi, dan pembaruan firmware.

Kenapa Wi-Fi 8 tidak mengejar kecepatan

Wi-Fi 8, yang di IEEE disebut Ultra High Reliability (UHR), memang dirancang untuk memperbaiki rasa frustrasi sehari-hari: video call yang tersendat, game yang latensinya melonjak saat perangkat lain mulai streaming, dan koneksi yang putus saat berpindah access point. Target desain yang sering dikutip dari dokumen proyek 802.11bn adalah sekitar 25 persen throughput lebih tinggi di kondisi sinyal sulit, 25 persen latensi lebih rendah pada persentil ke-95, dan 25 persen paket hilang lebih sedikit saat roaming.

Target itu penting untuk dibaca apa adanya: target desain, bukan jaminan performa di rumahmu. Standar finalnya sendiri diperkirakan baru diratifikasi sekitar 2028. Router yang dijual sekarang berjalan di atas spesifikasi draf dan kemungkinan masih butuh pembaruan firmware saat standar final dan perangkat klien sudah tersedia.

Untuk konteks di rumah, masalah yang paling sering terasa bukan kecepatan mentah, melainkan koneksi yang tidak stabil. Kalau perangkat smart home sering putus Wi-Fi, penyebabnya bisa bermacam-macam, dari posisi router sampai interferensi, dan router baru saja tidak otomatis menyelesaikan semuanya.

Spesifikasi GT-BN98 Pro

Berdasarkan halaman spesifikasi resmi ASUS ROG:

  • Standar: Wi-Fi 8 (802.11bn, draf)
  • Pita dan kecepatan gabungan BN30000: 1.376 + 5.764 + 11.529 + 11.529 Mbps
  • Konfigurasi 4×4 di semua pita, modulasi 4096-QAM
  • Lebar kanal 6 GHz hingga 320 MHz
  • Antena: 8 antena eksternal
  • Prosesor dan memori: Quad-core 2,6 GHz, RAM 2 GB, flash 256 MB
  • Port kabel: 2 x 10 Gbps, 4 x 2,5 Gbps, 1 x 1 Gbps
  • Port USB: 1 x USB 3.2 Gen 1, 1 x USB 2.0
  • Mode: Router, AiMesh node, access point, repeater, media bridge
  • Ukuran dan bobot: 350,41 x 350,41 x 220,60 mm; 2,07 kg

Angka BN30000 adalah total gabungan semua pita, bukan kecepatan yang akan diterima satu perangkat. Kecepatan nyata satu perangkat selalu jauh lebih rendah karena jarak, dinding, interferensi, dan kemampuan perangkat itu sendiri.

Hasil uji awal: menjanjikan, tapi belum penuh

Tom’s Guide menguji GT-BN98 Pro selama tiga minggu dan mencatat throughput Wi-Fi nyata 2,30 Gbps pada jarak sekitar 15 kaki, dengan pengujian memakai laptop Wi-Fi 7 karena perangkat klien Wi-Fi 8 belum tersedia. Itu menegaskan batas pengujian saat ini: hasilnya menunjukkan kualitas radio dan firmware router, bukan kemampuan penuh Wi-Fi 8 dari ujung ke ujung.

Dong Knows Tech, yang menguji selama sekitar satu bulan, memberi nilai performa 9,5 dari 10 dan menyimpulkan router ini sangat bagus meski belum wajib dibeli. Dong Knows Tech juga mencatat desain tanpa kipas yang tetap dingin saat dipakai, plus fitur ASUSWRT seperti VPN, AiProtection, kontrol orang tua, Guest Network Pro, dan dukungan AiMesh untuk membangun sistem mesh.

Kekurangannya juga jelas: bodi besar, tidak ada port SFP+, harga tinggi, dan statusnya yang masih terlalu dini. Dong Knows Tech menyebut router ini sedikit mendahului zamannya karena klien Wi-Fi 8 belum tersedia.

Harga dan status di Indonesia

Harga AS yang dilaporkan pengulas dan tercantum di toko daring ASUS AS adalah US$899,99. Laporan lain menyebut harga Kanada sekitar CAD 1.299,99. Kedua angka itu adalah harga luar negeri, bukan harga resmi Indonesia, dan tidak boleh dibaca sebagai harga Indonesia setelah dikonversi kurs.

Sampai artikel ini ditulis, belum ada konfirmasi harga resmi Indonesia, tanggal ketersediaan di Indonesia, maupun dukungan pita 6 GHz dan AFC untuk wilayah Indonesia dari ASUS. Kalau kamu membelinya dari luar negeri, garansi, dukungan, dan aturan frekuensi setempat jadi hal yang wajib dicek sendiri sebelum membeli.

Putusan: beli sekarang atau tunggu

GT-BN98 Pro masuk akal untuk penggemar jaringan kelas atas, gamer yang sudah memakai internet multi-gigabit, atau rumah dengan banyak perangkat yang butuh router kuat dan port 10 Gbps. Router ini juga bekerja dengan perangkat Wi-Fi 7 dan yang lebih lama, jadi kamu tidak harus menunggu perangkat Wi-Fi 8 untuk memakainya.

Tapi untuk kebanyakan pembaca, menunggu adalah pilihan yang lebih rasional. Router Wi-Fi 7 kelas atas yang sudah matang biasanya memberi pengalaman yang sangat dekat dengan harga lebih rendah, dan manfaat penuh Wi-Fi 8 baru terasa saat perangkat klien Wi-Fi 8 sudah beredar, kemungkinan mulai tahun depan. Beli GT-BN98 Pro karena kamu butuh router flagship sekarang, bukan karena label Wi-Fi 8 di kotaknya.

Tanya jawab singkat

Apakah Wi-Fi 8 lebih cepat dari Wi-Fi 7? Tidak pada kecepatan puncak. Kecepatan teoretisnya sama; yang ditargetkan adalah keandalan dan latensi yang lebih stabil.

Apakah HP dan laptop sekarang bisa memakai Wi-Fi 8 penuh? Belum. Perangkat klien Wi-Fi 8 belum tersedia saat ulasan awal ini terbit, jadi pengujian masih memakai perangkat Wi-Fi 7.

Apakah GT-BN98 Pro sudah dijual di Indonesia? Belum terkonfirmasi. Harga dan ketersediaan resmi Indonesia belum diumumkan.

Sumber: ASUS ROG, halaman spesifikasi ROG Rapture GT-BN98 Pro; Dong Knows Tech, “ASUS GT-BN98 Pro Review: Wi-Fi 8 Is Exciting!”, diperbarui 27 Oktober 2026; Tom’s Guide, “Asus ROG Rapture GT-BN98 Pro review: Wi-Fi 8 is here”. Catatan: ulasan Wired 2 November 2026 tidak bisa dibuka dari run ini karena diblokir kebijakan, sehingga artikel ini tidak mengutip isi ulasan Wired tersebut.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi