IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

GADGET

GPU 6GB dan 8GB, Matikan HAGS Bisa Bebaskan Hampir 1GB VRAM

Matikan HAGS bisa membebaskan hampir 1GB VRAM di GPU 8GB, dengan ongkos hanya 3–5 FPS. Simak kapan trik Windows 11 ini layak dicoba, dan kapan sebaiknya jangan.

Oleh 01 NOV 2026 6 menit baca
Ilustrasi kartu grafis desktop dengan indikator memori video yang hampir penuh

Kalau game kamu sering tersendat padahal pengaturan grafisnya sudah diturunkan, penyebabnya bisa jadi bukan kartu grafisnya yang lemah, melainkan memori videonya yang sudah mentok. Di Windows 11 ada satu sakelar yang jarang disentuh, namanya hardware-accelerated GPU scheduling atau HAGS, dan di GPU 6GB atau 8GB sakelar itu bisa memakan VRAM yang sebenarnya masih kamu butuhkan.

Kabar baiknya, mematikan HAGS bukan sulap yang menaikkan performa secara ajaib. Di satu pengujian, langkah ini membebaskan hampir 950MB VRAM dengan ongkos hanya 3 sampai 5 frame per detik. Buat kartu yang VRAM-nya sudah mepet, selisih itu bisa jadi pembeda antara tekstur yang termuat mulus dan game yang terus tersendat.

Ringkasan cepat

  • HAGS memindahkan sebagian penjadwalan kerja GPU dari CPU ke kartu grafis itu sendiri.
  • Di GPU RTX 2070 Super 8GB, mematikan HAGS membebaskan hampir 950MB VRAM dalam pengujian XDA Developers.
  • Ongkosnya kecil di pengujian itu: turun 3 sampai 5 FPS, tapi tekstur di Cyberpunk 2077 dan Stellar Blade jadi lebih stabil.
  • Di GPU 12GB ke atas, biarkan saja menyala, apalagi kalau kamu memakai DLSS Frame Generation.
  • Matikan HAGS berarti kehilangan DLSS Frame Generation, jadi uji per game sebelum memutuskan.

Apa itu HAGS dan kenapa ia memakai VRAM

Bayangkan antrean kerja di dapur restoran. Sebelum HAGS, ada satu koordinator di CPU yang mengatur antrean itu: pekerjaan mana yang masuk ke GPU, kapan dieksekusi, dan aplikasi mana yang didahulukan. Dengan HAGS, sebagian tugas penjadwalan itu diserahkan ke prosesor penjadwal khusus di dalam kartu grafis, sementara Windows tetap memegang kendali soal prioritas aplikasi.

Microsoft memperkenalkan HAGS lewat pembaruan Windows 10 Mei 2020. Saat itu Microsoft sendiri bilang pengguna tidak akan merasakan perubahan besar, karena game umumnya sudah menyembunyikan biaya penjadwalan lewat buffering. Artinya, HAGS sejak awal bukan tombol turbo. Ia adalah perubahan fondasi, bukan jalan pintas menaikkan FPS.

Masalahnya muncul di kartu dengan VRAM kecil. Penjadwalan yang dipindah ke GPU itu butuh ruang kerja sendiri. Di kartu 16GB, ruang itu nyaris tidak terasa. Di kartu 6GB atau 8GB, ruang yang sama bisa mencapai hampir 1GB, padahal 1GB itu sekitar 12 sampai 16 persen dari total VRAM kartu tersebut. Begitu VRAM penuh, game terpaksa menukar tekstur bolak-balik dan hasilnya stutter, walau angka FPS rata-rata di layar terlihat lumayan.

Bukti pengujiannya: hampir 1GB kembali, FPS nyaris tidak bergerak

Pengujian yang jadi sorotan kali ini datang dari XDA Developers, yang mematikan HAGS di sebuah RTX 2070 Super 8GB. Hasilnya, hampir 950MB VRAM langsung bebas. Cyberpunk 2077 bisa mempertahankan teksturnya tanpa tersedak, dan Stellar Blade berhenti tersendat di situasi yang sebelumnya sudah di ujung batas.

Yang menarik, angka FPS-nya tidak jatuh bebas. Penurunannya hanya 3 sampai 5 FPS, tergantung game. Itu konsisten dengan pengujian lama: Tom’s Hardware pada 2020 menemukan perubahan rata-rata antara minus 0,73 persen sampai plus 0,06 persen saat membandingkan HAGS menyala dan mati, dan Gamers Nexus juga tidak menemukan kenaikan signifikan di game yang mereka uji. Jadi kalau kamu mematikan HAGS demi VRAM, kamu tidak sedang membuang performa besar-besaran.

Perlu dicatat, ini tetap satu pengujian di satu kombinasi perangkat, bukan jaminan universal. Hasil di PC kamu bisa berbeda tergantung game, driver, dan seberapa penuh VRAM-nya sebelum HAGS dimatikan. Karena itu bagian terpenting dari artikel ini bukan sekadar mematikan sakelarnya, melainkan mengujinya di game yang memang bermasalah di PC kamu.

Kapan HAGS sebaiknya dimatikan, dan kapan dibiarkan menyala

Matikan dan uji dulu kalau kartu kamu 6GB atau 8GB, dan game yang kamu mainkan sudah menunjukkan gejala VRAM mentok: tekstur yang telat muncul, stutter mendadak saat berpindah area, atau pengaturan tekstur yang terpaksa diturunkan padahal GPU-nya masih sanggup. Di kondisi itu, hampir 1GB VRAM ekstra lebih berharga daripada beberapa frame. Prinsipnya sama seperti saat kamu mengutak-atik mode Xbox di Windows 11 demi pengalaman main yang lebih mulus: ubah satu hal, lalu rasakan bedanya.

Biarkan menyala kalau kartu kamu 12GB atau lebih. Ruang VRAM-nya cukup longgar sehingga biaya HAGS tidak lagi jadi masalah, dan kamu tidak perlu mengorbankan apa-apa. Biarkan juga menyala kalau kamu memakai DLSS Frame Generation di RTX 40 atau 50 series, karena fitur itu tidak akan aktif kalau HAGS mati. Tidak ada jalan pintas di dalam game untuk melewati syarat itu.

Ada satu pengecualian lain yang patut dicatat: OBS merekomendasikan mematikan HAGS kalau kamu menemui masalah saat merekam atau streaming. Jadi kalau kamu streamer dan menemukan gangguan yang tidak jelas sumbernya, HAGS layak masuk daftar yang dicek, setelah driver dan pengaturan OBS.

Kenapa ini relevan sekarang? Survei perangkat Steam September 2026 yang dikutip Engadget menyebut kartu 8GB masih lebih dari seperempat GPU yang dipakai gamer, kedua terbanyak setelah 16GB, sementara kartu 6GB mencapai 5,12 persen. Di saat harga RAM memecahkan rekor dan GPU terjangkau makin sulit dicari, kartu-kartu lama ini tidak akan pergi dalam waktu dekat. Mengoptimalkan yang sudah ada jadi jauh lebih masuk akal daripada memaksakan upgrade.

Cara mematikan HAGS di Windows 11

Ilustrasi sakelar pengaturan grafis di layar komputer
Ilustrasi, bukan tangkapan layar asli: sakelar pengaturan grafis di Windows.

Langkahnya singkat, tapi jangan dilewati bagian pengujiannya. Pertama, buka Settings, lalu System, Display, Graphics, dan Advanced graphics settings. Di sana kamu akan menemukan sakelar Hardware-accelerated GPU scheduling. Matikan, lalu restart PC, karena perubahan ini baru berlaku setelah restart.

Sebelum mengubah apa-apa, catat dulu kondisi awalnya: di game yang bermasalah, berapa FPS rata-ratanya, dan apakah ada stutter atau tekstur yang telat muncul. Setelah restart, mainkan game yang sama di area dan pengaturan yang sama. Kalau stutter berkurang dan FPS hanya turun sedikit, HAGS yang mati memang membantu di game itu. Kalau tidak ada perubahan, atau malah memburuk, nyalakan lagi. Tidak ada jawaban yang benar untuk semua game, jadi uji per game, bukan sekali untuk selamanya.

Satu catatan soal status default: Engadget menyebut tidak sepenuhnya jelas apakah Windows 11 mengaktifkan HAGS secara default, dan di PC penulisnya fitur itu sudah menyala meski tidak pernah diaktifkan manual. Jadi jangan berasumsi. Cek langsung sakelarnya di PC kamu.

Putusan

HAGS bukan fitur jahat dan bukan fitur wajib. Di GPU besar ia boleh dibiarkan menyala, apalagi kalau kamu butuh DLSS Frame Generation. Di GPU 6GB dan 8GB yang sudah kehabisan VRAM, mematikannya adalah eksperimen murah yang layak dicoba: hampir 1GB VRAM kembali, ongkosnya cuma beberapa frame, dan kamu bisa menyalakannya lagi kapan saja. Selama VRAM masih jadi barang langka, trik sekecil ini justru yang paling terasa.

Tanya jawab singkat

Apakah mematikan HAGS menaikkan FPS?

Umumnya tidak. Pengujian lama menunjukkan perubahan rata-rata yang sangat kecil, dan di pengujian XDA FPS justru turun 3 sampai 5 frame. Manfaat utamanya adalah VRAM yang kembali, bukan FPS yang naik.

Apakah DLSS biasa ikut mati kalau HAGS dimatikan?

Tidak. Upscaling DLSS biasa tetap berjalan. Yang hilang adalah DLSS Frame Generation, yang memang mensyaratkan HAGS menyala.

Apakah semua GPU mendukung HAGS?

Tidak. HAGS butuh GPU dan driver yang mendukungnya, misalnya Nvidia GTX seri 10 ke atas, AMD RX 7900, 7800, dan 7700 menurut laporan Engadget, dan Intel Arc seri B. Kalau sakelarnya tidak muncul, kemungkinan perangkat kamu memang tidak mendukungnya.

Sumber

  • Engadget, The simple reason hardware accelerated GPU scheduling isn’t the best fit for cheap GPUs, 1 November 2026, https://www.engadget.com/2300281/hardware-accelerated-gpu-scheduling-not-best-fit-cheap-gpu-reason/
  • XDA Developers, I turned off HAGS and gained back a gigabyte of VRAM with almost no FPS loss, 27 April 2026, https://www.xda-developers.com/i-turned-off-hags-and-gained-a-gigabyte-of-vram-with-almost-no-fps-loss/
  • PCWorld, Hardware-accelerated GPU scheduling is a ‘fundamental’ Windows change, https://www.pcworld.com/article/393169/significant-and-fundamental-windows-tweak-sets-the-stage-for-gpu-innovation.html

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi