IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

KECERDASAN BUATAN

Google Vids Kini Bisa Bikin Avatar dari Foto Kamu Sendiri

Google Vids kini bisa mengubah foto menjadi avatar AI kustom untuk video kerja. Simak cara membuatnya, paket yang kebagian, dan batas yang perlu kamu tahu.

Oleh 03 NOV 2026 5 menit baca
Ilustrasi avatar AI kustom di Google Vids yang dibuat dari sebuah foto untuk video presentasi.

Google resmi mengumumkan fitur baru Google Vids pada 2 November 2026: pengguna dengan paket yang memenuhi syarat kini bisa mengunggah foto sendiri untuk membuat avatar AI kustom. Avatar ini bisa membacakan naskah di dalam video, sehingga tim tidak perlu selalu merekam presenter yang sama berulang kali.

Ini bukan peluncuran editor Vids itu sendiri. Vids sudah lama tersedia sebagai editor video gratis di dalam Google Drive, sementara fitur avatar dari foto ini adalah kemampuan baru yang sedang digulirkan secara bertahap.

  • Google Vids kini menerima foto dari komputer, Drive, atau Photos untuk membuat avatar kustom.
  • Foto bisa diperhalus di dalam Vids, misalnya latar, pencahayaan, atau dekorasi musiman.
  • Avatar tersimpan di proyek Vids dan bisa dipakai konsisten di video yang sama.
  • Peluncuran bertahap dimulai 30 Oktober 2026 untuk domain Rapid Release, dan 20 November 2026 untuk domain Scheduled Release.
  • Fitur ini tidak tercantum untuk akun pribadi gratis tanpa Google AI Pro atau Ultra; paket yang kebagian tercantum di bawah.
  • Pembuatan dan pengeditan Vids hanya tersedia di desktop, sementara menonton bisa dari ponsel.

Apa yang berubah

Sebelumnya, avatar kustom di Vids dibuat dari nol lewat pilihan yang disediakan Google, atau memakai avatar bawaan. Sekarang ada jalur ketiga: unggah gambar sendiri. Menurut pengumuman Google Workspace Updates, jalur ini memberi kontrol kreatif yang lebih presisi karena presentasi tidak harus berangkat dari template wajah generik. Setelah dibuat, avatar tersimpan di proyek Vids, sehingga tampilannya bisa dipakai konsisten di berbagai adegan dalam video yang sama. Satu batas yang perlu dicatat dari halaman bantuan Google: kalau avatar dibutuhkan di berkas lain, caranya adalah menyalin proyek Vids, dan avatar akan ikut terbawa. Jadi jangan mengasumsikan avatar otomatis tersedia di semua proyek baru.

Cara membuat avatar dari foto

Langkah-langkah berikut merujuk halaman bantuan resmi Google untuk avatar AI di Vids:

  1. Buka Google Vids di komputer, lalu klik AI avatar.
  2. Di layar avatar, pilih Design a custom avatar.
  3. Pilih Upload image, lalu Upload.
  4. Pilih berkas gambar berkualitas tinggi dari perangkat. Google menyarankan foto lanskap 16:9 dengan wajah yang jelas, pencahayaan baik, dan latar netral.
  5. Kalau hasilnya belum pas, klik Recreate untuk membuat ulang, atau Refine selected lalu tulis perubahan yang diinginkan, misalnya merapikan latar atau pencahayaan.
  6. Pilih suara lewat Select voice, dan dengarkan pratinjau suaranya sebelum dipakai.
  7. Beri nama avatar bila perlu, klik Save, lalu Select.
  8. Tulis naskah di panel kanan, lalu klik Insert untuk memasukkan avatar yang membacakan naskah itu ke dalam adegan.

Proses pembuatan avatar bisa memakan waktu beberapa menit, dan Google menyarankan jendela Vids tidak ditutup selama proses itu berjalan. Setelah video selesai, periksa lagi nama, angka, dan pengucapan penting sebelum video dibagikan, karena hasil AI tetap bisa meleset.

Siapa yang kebagian, dan kapan muncul

Google tidak memberi tombol kontrol admin khusus untuk fitur ini. Artinya, begitu paket akun memenuhi syarat dan giliran peluncurannya tiba, fitur ini muncul tanpa perlu diaktifkan admin Workspace. Jadwal peluncuran menurut Google: Domain Rapid Release: peluncuran bertahap hingga 15 hari, dimulai 30 Oktober 2026. Domain Scheduled Release: peluncuran penuh selama 1–3 hari, dimulai 20 November 2026. Paket yang tercantum dalam pengumuman Google: Workspace Business Starter, Standard, dan Plus. Workspace Enterprise Starter, Standard, dan Plus. Education Plus. Akun pribadi dengan Google AI Pro dan Ultra. Enterprise Essentials dan Enterprise Essentials Plus, Nonprofits, serta Workspace Individual. Add-on Google AI Pro for Education, Teaching and Learning, dan AI Expanded Access. Konsekuensinya, akun pribadi gratis tanpa Google AI Pro atau Ultra tidak tercantum sebagai penerima fitur ini. Jangan mengartikan ‘Vids bisa dicoba gratis’ sebagai ‘semua fitur AI Vids gratis’, karena Google sendiri membedakan editor dasar dan fitur AI berbatas paket. Untuk pembaca Indonesia, satu kabar baik yang terkonfirmasi dari halaman bantuan Google: daftar bahasa avatar AI mencakup bahasa Indonesia, di antara 24 bahasa yang didukung. Tidak ada harga Indonesia yang diverifikasi untuk paket-paket di atas dalam artikel ini, sehingga tidak ada harga rupiah yang dicantumkan.

Batas dan hal yang perlu diwaspadai

Halaman bantuan Google mencantumkan batas umum avatar AI, yang besarnya tergantung paket: untuk banyak pengguna, batasnya hingga 25 pembuatan per bulan, sementara paket lain memakai batas gabungan dengan klip video AI. Setiap video avatar yang dihasilkan maksimal 60 detik, dan batas bulanan direset pukul 00.00 waktu Pasifik pada tanggal 1 setiap bulan. Pengumuman fitur unggah foto ini sendiri tidak mencantumkan kuota terpisah, jadi angka itu jangan dibaca sebagai jaminan untuk semua paket. Ada juga batas etika yang tidak boleh dilewati. Google menegaskan avatar AI dibuat lewat AI generatif dan bukan orang sungguhan, serta pemakaiannya tunduk pada Kebijakan Penggunaan Terlarang AI Generatif Google. Praktisnya: hanya unggah foto yang memang boleh kamu pakai, jangan memakai foto orang lain untuk meniru atau mengatasnamakan mereka, dan jangan memakai avatar untuk pesan yang menuntut kepercayaan tinggi seolah-olah itu rekaman orang asli. Fitur ini paling masuk akal untuk video kerja yang berulang: pelatihan internal, onboarding, penjelasan produk, dan pembaruan tim. Di sana, konsistensi presenter justru menghemat waktu. Untuk pengumuman sensitif, klarifikasi resmi, atau permintaan maaf, rekaman manusia asli tetap lebih bisa dipertanggungjawabkan daripada avatar.

Tanya jawab singkat

Apakah fitur avatar dari foto ini gratis? Editor dasar Vids bisa dicoba dengan akun Google, tetapi fitur avatar dari foto ini tercantum untuk paket Workspace dan Google AI yang memenuhi syarat, bukan untuk semua akun gratis.

Kapan fitur ini muncul di akun saya? Tergantung jalur rilis domain: Rapid Release mulai 30 Oktober 2026 dengan peluncuran bertahap hingga 15 hari, sedangkan Scheduled Release mulai 20 November 2026 selama 1–3 hari.

Bisakah avatar dipakai di video Vids lain? Menurut halaman bantuan Google, avatar tersimpan di proyeknya. Untuk memakai di berkas lain, salin proyek tersebut dan avatar akan ikut terbawa.

Bolehkah memakai foto orang lain sebagai avatar? Jangan, kecuali kamu punya hak dan izin yang jelas. Avatar adalah hasil AI, bukan orang sungguhan, dan pemakaiannya tunduk pada kebijakan penggunaan terlarang Google.

Sumber: Google Workspace Updates — ‘Upload an image to create a custom avatar in Google Vids’, 2 November 2026; Google Docs Editors Help — ‘Use AI avatars in Google Vids’; Phandroid — ‘Google Vids Now Lets You Turn Any Photo Into a Custom Avatar’, 2 November 2026.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Ilustrasi jam tangan pintar yang menampilkan potongan teks dari percakapan terakhir.
Gadget

Apple Watch Bisa Putar Ulang Obrolan, Ini Cara Kerjanya

Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 mulai menguji Live Rewind dan Siri Recap: fitur AI yang menampilkan 15 detik terakhir obrolan dan merangkum percakapan, dengan janji privasi yang ketat. Ini yang sudah dikonfirmasi, dan yang masih belum jelas untuk pengguna di Indonesia.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi