IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

AGEN AI

Gemini Siapkan Setelan Default Chat atau Task, Ini Bocorannya

Google dikabarkan menyiapkan setelan “Answer type” di aplikasi Gemini, supaya pengguna tidak perlu memilih Chat atau Task setiap kali membuka aplikasi. Temuan ini masih berasal dari pembongkaran kode aplikasi, bukan pengumuman resmi.

Oleh 03 NOV 2026 4 menit baca
Ilustrasi konsep setelan default Chat atau Task di aplikasi asisten AI pada ponsel Android.

Baru beberapa minggu sejak Gemini memakai tombol Chat dan Task di layar utamanya, Google sudah dikabarkan menyiapkan perubahan lagi. Kali ini bukan tombol baru, melainkan setelan default: pengguna memilih sekali, lalu Gemini langsung membuka mode yang dipilih setiap kali aplikasi dibuka.

Kabar ini datang dari pembongkaran kode aplikasi Google versi Android 17.72.13.sa.arm64 yang dilaporkan Android Authority. Penting ditegaskan sejak awal: ini temuan dari kode aplikasi yang masih dalam pengembangan, bukan fitur yang sudah diumumkan Google. Jadi, semua detail di bawah ini masih bisa berubah, atau bahkan tidak jadi dirilis sama sekali.

Apa yang berubah dari tampilan Gemini sekarang

Tampilan Gemini yang digulirkan beberapa minggu terakhir menaruh dua tombol di layar utama: Chat dan Task. Chat adalah tempat obrolan biasa dengan Gemini, sedangkan Task adalah jalur untuk pekerjaan agen di latar belakang, yang sebelumnya dikenal sebagai Spark. Setiap kali membuka aplikasi, pengguna memilih salah satu tombol itu dulu sebelum menulis perintah.

Setelan baru yang ditemukan bernama “Answer type”. Di setelan itu, pengguna memilih Task atau Chat sebagai default. Setelah pilihan dibuat, Gemini langsung membuka antarmuka yang dipilih saat aplikasi dibuka. Bilah perintahnya pun menyesuaikan: menampilkan “ask a question” untuk mode Chat, atau “describe a task” untuk mode Task.

Bagi pengguna yang hampir selalu memakai satu mode saja, perubahan ini menghilangkan satu ketukan yang berulang setiap hari. Kecil, tapi terasa kalau kamu membuka Gemini berkali-kali dalam sehari. Artikel terkait di UlasTekno soal cara kerja Gemini di Gmail menunjukkan pola yang sama: Google terus merapikan tempat berbagai kemampuan Gemini tinggal, supaya tidak tersebar di banyak menu.

Kenapa Google disebut berubah pikiran

Yang membuat kabar ini menarik adalah waktunya. Antarmuka tombol Chat dan Task itu sendiri baru saja hadir, setelah Google sempat mempertimbangkan desain lain seperti tombol “Assign” atau menu “Assign task” dalam bulan-bulan sebelumnya. Kalau setelan default ini benar dirilis, artinya Google menilai pilihan di setiap pembukaan aplikasi ternyata kurang praktis, dan lebih baik diganti dengan pilihan sekali di pengaturan.

Bisa juga sebaliknya: ini sekadar eksperimen internal, salah satu dari banyak versi antarmuka yang diuji di balik layar sebelum satu versi dipilih. Android Authority sendiri mengingatkan bahwa hasil pembongkaran kode hanya memprediksi fitur yang mungkin hadir, dan tidak ada jaminan fitur itu sampai ke rilis publik. Jadi, menyebut ini sebagai “Google berubah pikiran” masih terlalu kuat; yang akurat adalah Google terlihat sedang menguji arah yang berbeda.

Perbandingan singkatnya begini: desain sekarang memaksa pengguna memilih setiap kali, sedangkan desain yang diuji membiarkan pengguna memilih sekali dan mengubahnya kapan saja lewat pengaturan. Desain kedua lebih masuk akal buat pengguna setia satu mode, tapi sedikit kurang ramah buat pengguna yang sering berpindah antara mengobrol dan memberi tugas.

Yang masih belum terkonfirmasi

Ada beberapa hal yang belum bisa dijawab dari temuan ini. Google belum mengumumkan setelan “Answer type”, sehingga tidak ada tanggal rilis, tidak ada kepastian apakah fitur ini jadi dirilis, dan tidak ada keterangan apakah semua pengguna akan mendapatkannya bersamaan. Tidak ada pula informasi soal wilayah: karena ini belum dirilis di mana pun, pengguna Indonesia pun belum bisa memakainya, dan tidak ada yang perlu diaktifkan secara manual saat ini.

Tidak ada biaya atau langganan baru yang terkait dengan kabar ini. Ini murni setelan tampilan dan perilaku awal aplikasi, bukan paket berbayar. Kalau kamu membaca klaim lain yang mengaitkan setelan ini dengan harga atau tingkatan langganan, anggap saja belum terverifikasi sampai Google mengumumkannya sendiri. Sebagai konteks, Gemini 4 Carbon yang dikabarkan jauh lebih murah dari Claude adalah kabar terpisah soal model, bukan soal setelan antarmuka ini.

Yang perlu ditunggu

Yang paling layak ditunggu adalah kemunculan setelan ini di aplikasi Google versi stabil, atau pengumuman resmi dari Google. Sampai salah satu dari itu terjadi, cara paling aman menyikapinya adalah: menarik untuk diketahui, belum perlu ditunggu-tunggu. Jangan mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi demi mencari setelan ini, karena versi yang beredar di luar Play Store belum tentu sama dan berisiko.

Intinya, Google tampaknya sadar bahwa memilih mode di setiap pembukaan aplikasi itu melelahkan, dan setelan default adalah jawaban yang masuk akal. Tapi sampai Google sendiri yang mengumumkannya, kabar ini tetap berstatus bocoran dari kode aplikasi, bukan janji rilis.

Sumber: Android Authority, “Google may already be having second thoughts about this recent Gemini change” (2 Nov 2026, via laporan teardown aplikasi Google Android v17.72.13.sa.arm64); Android Headlines, “Google is second-guessing a recently added Gemini feature” (2 Nov 2026); JWEasyTech, “Gemini could let you set a UI option for Chat or Tasks by default” (2 Nov 2026, mereproduksi laporan Android Authority).

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Ilustrasi meter pemakaian agen AI yang sudah mencapai batas mingguan
Agen AI

Grok Bot Mendadak Habis Kuota? Ini Penjelasan Elon Musk

Pengguna Grok Bot melaporkan kuota mingguan mereka ludes lebih cepat dari biasanya pada akhir pekan Halloween. Elon Musk menjawabnya bukan sebagai bug, melainkan soal biaya — tapi tanpa angka, tanpa janji reset, dan tanpa rincian batas baru.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi