IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

GAME

Nexus Mods Wajibkan Label AI, tapi Mod AI Tidak Dilarang

Nexus Mods mewajibkan kreator mod menyatakan pemakaian AI mulai 3 November 2026, dengan masa tenggang 60 hari hingga 2 Januari 2027 dan tanpa larangan total.

Oleh 04 NOV 2026 6 menit baca
Ilustrasi setup game PC dengan panel daftar periksa transparansi untuk mod game

Nexus Mods, situs mod game PC terbesar, kini mewajibkan kreator menyatakan apakah mod mereka memakai AI. Aturan ini berlaku untuk unggahan baru mulai 3 November 2026, sementara mod yang sudah terbit diberi masa tenggang 60 hari hingga 2 Januari 2027. Yang penting digarisbawahi: mod AI tidak dilarang, tapi tidak boleh lagi disembunyikan.

Pengumuman ini disampaikan pemilik situs, Victor yang dikenal sebagai Foledinho, lewat pos berita resmi Nexus Mods. Ia menyebut posisi situsnya sebagai “pro-human creativity”, alias berpihak pada kreativitas manusia, dan menegaskan Nexus Mods tidak akan memakai mod pengguna untuk melatih AI, juga tidak akan menjual atau melisensikannya ke pihak mana pun untuk keperluan itu.

Buat pemain, ini kabar yang cukup melegakan sekaligus menuntut. Kamu akhirnya bisa tahu mod mana yang dibuat manusia sepenuhnya dan mana yang dibantu atau dibuat AI, sebelum menekan tombol unduh. Buat kreator, ini berarti satu kewajiban baru yang tidak bisa dilewati diam-diam: jujur soal proses pembuatannya.

Apa yang berubah buat kreator mod

Perubahan paling besar ada di formulir unggahan. Setiap mod baru wajib menyatakan apakah AI dipakai dalam pembuatannya. Mod lama tidak langsung ditindak, tapi kreatornya akan melihat pop-up pengingat: pop-up permanen saat mengedit mod di formulir unggahan, dan pop-up yang bisa ditutup di halaman “My Mods”.

Khusus mod berlabel AI-assisted, ada syarat tambahan: kreator wajib menulis penjelasan publik tentang bagaimana dan di bagian mana AI dipakai. Jadi label saja tidak cukup; pembaca harus bisa membaca sendiri peran AI di mod itu, bukan menebak-nebak dari label.

Label AI di halaman mod juga dibuat lebih mencolok, ditampilkan tepat setelah label konten dewasa, supaya langsung terlihat. Nexus Mods mengakui kejujuran ini tidak akan terjadi dengan sendirinya, sehingga mereka menyiapkan standar moderasi yang jelas beserta konsekuensinya bagi yang melanggar.

Kenapa mod AI tidak langsung dilarang saja

Ini bagian yang paling memecah komunitas. Sebagian pemain menuntut larangan total, sementara sebagian kreator merasa AI justru membuat modding lebih mudah diakses pemula. Nexus Mods memilih jalan tengah, dan alasannya masuk akal: AI kini dipakai di hampir seluruh proses pembuatan, dari pelengkapan kode otomatis sampai pembuatan tekstur, suara, dan aset utuh, sehingga batas antara yang boleh dan tidak boleh sulit ditarik dengan bersih.

Menurut Foledinho, larangan total tidak akan menghilangkan AI dari proses modding, melainkan hanya membuat orang berhenti mengakuinya. Pilihan yang diambil justru sebaliknya: AI boleh dipakai, asal terbuka, diberi label jelas, dan diatur sesuai aturan platform. Mod AI tetap diterima selama memenuhi kriteria soal izin, transparansi, penyajian, dan perilaku.

Apa yang didapat pemain: filter dan kontrol yang lebih jelas

Buat kamu yang tidak mau melihat konten AI sama sekali, Nexus Mods sedang merapikan alat preferensi kontennya. Kontrol ini bisa diaktifkan langsung dari halaman game dan beranda, tanpa harus mengutak-atik pengaturan jauh-jauh. Berikutnya, kontrol yang sama akan dibawa ke pencarian dan tampilan mod di halaman utama game.

Ada juga perubahan yang tidak langsung soal AI tapi terasa dampaknya: Nexus Mods akan membatasi jumlah mod dari satu kreator yang tampil di bagian Recently Added, supaya satu kreator yang mengunggah banyak mod sekaligus tidak menenggelamkan kreator lain. Unggahan dari akun yang baru dibuat juga akan dibatasi lebih ketat. Langkah ini diambil karena produksi mod makin cepat, dan antrean mod terbaru makin mudah didominasi segelintir akun.

Soal thumbnail, Nexus Mods mengambil sikap tegas di satu titik dan hati-hati di titik lain. Media apa pun yang menyesatkan soal isi mod, termasuk gambar AI yang diklaim sebagai tangkapan layar dalam game, sudah melanggar pedoman dan akan ditindak. Sementara itu, zona abu-abu seperti tangkapan layar asli yang ditambahi teks AI, tangkapan layar yang ditingkatkan kualitasnya dengan AI, atau mod skrip yang tidak punya visual untuk dipamerkan, untuk sementara tidak diberi larangan tambahan. Nexus Mods masih menunggu masukan komunitas soal keakuratan thumbnail ini.

Izin baru, Donation Points, dan keamanan

Bagian lain yang patut diperhatikan kreator adalah izin. Nexus Mods sedang menyiapkan opsi izin baru yang mencakup pemakaian AI dan pelatihan AI, plus fork dan mod turunan. Opsi baru ini default-nya “Ask me”, alias izin harus diminta dulu, bukan diasumsikan sudah diberi. Izin yang sudah ada di mod lama tidak akan direset, tapi detail soal lisensi lama, fork, dan versi mod yang berbeda masih digodok, sehingga peluncurannya butuh waktu lebih lama.

Soal Donation Points, mata uang penghargaan mod di situs itu, untuk sementara tidak ada perubahan aturan. Sepanjang 2026 ini, mod berlabel AI-Generated Content menerima 2,13% dari seluruh Donation Points. Nexus Mods menilai angka itu masih cukup rendah dan akan terus memantaunya, tapi berhati-hati karena Donation Points berkaitan langsung dengan penghasilan kreator. Logikanya: menghukum kreator yang jujur justru bisa membuat orang malas mengungkapkan pemakaian AI.

Dari sisi keamanan, Nexus Mods mengaku berinvestasi pada perkakas dan staf khusus, karena AI membuat kode berbahaya di dalam mod bisa dibuat jauh lebih cepat. Antara November 2025 dan Oktober 2026, timnya meninjau manual dan meloloskan 3.164 unggahan, lebih dari empat kali lipat tahun sebelumnya, sementara 20.000 unggahan dikarantina untuk pemeriksaan keamanan lanjutan, 12 kali lipat dari tahun sebelumnya. Bila ada kekhawatiran yang belum terjawab, Nexus Mods bisa meminta kode sumber mod untuk diperiksa. Kreator tidak wajib memberikannya, tapi situs bisa menolak terus menayangkan mod tersebut bila kekhawatiran itu tidak bisa diselesaikan.

Yang masih belum pasti, dan artinya buat pembaca di Indonesia

Aturan ini berlaku global untuk semua game di Nexus Mods, dan tidak ada pengumuman khusus untuk Indonesia: tidak ada harga, tidak ada perubahan ketersediaan, karena Nexus Mods adalah platform yang memang bisa diakses dari Indonesia. Dampaknya buat pembaca di sini bersifat praktis: saat mengunduh mod buat game PC, periksa label AI dan penjelasan publik kreatornya sebelum menginstal, sama seperti kamu memeriksa kompatibilitas dan izin mod.

Yang juga perlu dicatat dengan jujur: penegakan aturan ini belum akan sempurna. Setelah masa tenggang berakhir pada 2 Januari 2027, Nexus Mods akan memberi tahu kreator yang belum melengkapi pengungkapan atau pengaturan izinnya, dan kegagalan berulang setelah pemberitahuan itu bisa berujung pada tindakan moderasi, pembatasan akun, peringatan, atau penghapusan dari situs. Moderasi awalnya masih mengandalkan peninjauan manual dan laporan pengguna, dan Nexus Mods sendiri mengakui tidak semua pelanggaran akan ketangkap, dan ada kemungkinan label yang salah pasang.

Perbandingan ini menarik kalau disandingkan dengan platform game lain yang juga sedang berbenah soal antrean dan transparansi, seperti Valve yang memperbaiki antrean review Steam dan masalah antrean Steam yang membuat game indie kehilangan tanggal rilisnya. Polanya sama: platform besar makin dituntut terbuka soal proses di balik layarnya, bukan cuma soal produk akhirnya.

Putusannya

Ini bukan kemenangan penuh buat kubu pelarang AI, bukan pula kebebasan tanpa aturan buat kubu pro-AI. Ini kompromi transparansi. Buat pemain, manfaat nyatanya adalah pilihan: kamu bisa memutuskan sendiri seberapa banyak konten AI yang mau kamu lihat dan unduh. Buat kreator, pesannya sederhana: pakai AI boleh, tapi jangan sembunyikan. Tenggat 2 Januari 2027 adalah batas yang layak dicatat, karena setelah itu alasan “belum sempat melengkapi label” tidak lagi berlaku.

Sumber

Nexus Mods, “AI-Generated Content on Nexus Mods”, 3 November 2026 — https://www.nexusmods.com/news/15654; Video Games Chronicle, “Nexus Mods rules out full AI ban despite community backlash”, 3 November 2026 — https://www.videogameschronicle.com/news/nexus-mods-rules-out-full-ai-ban-despite-community-backlash/; The Verge, “The biggest modding site in PC gaming is taking a stance on AI”, 3 November 2026 — https://www.theverge.com/games/1026085/nexus-mods-ai-disclosures (detection only; page could not be opened in this run).

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi