IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

GADGET

AirPods 5: ANC Kini Standar, tapi Bukan Pengganti Pro

AirPods 5 kini membawa ANC standar di desain open-ear, suara lebih baik, dan baterai hingga 5 jam. Ini kelebihan, kekurangan, dan siapa yang cocok membelinya.

Oleh 03 NOV 2026 5 menit baca
Ilustrasi earbuds AirPods 5 open-ear dengan casing pengisi daya.

Apple AirPods 5 kini membawa Active Noise Cancellation (ANC) sebagai standar di semua varian, tanpa lagi membedakan model tanpa ANC seperti pada AirPods 4. Judul ulasan Wired yang memicu artikel ini merangkum posisinya dengan tepat: lebih baik dari sebelumnya, tapi belum setara Pro. Buat pengguna iPhone yang tidak suka ear tips silikon, ini adalah AirPods standar terbaik yang pernah dibuat Apple — dengan catatan penting soal baterai dan isolasi suara.

Ringkasan cepat: ANC kini standar, diklaim Apple 50% lebih kuat dari AirPods 4 ber-ANC; desain tetap open-ear tanpa ear tips; chip H2 dengan Bluetooth 5.3; baterai hingga 4 jam (model standar) atau 5 jam (model Wireless Charging Case) dengan ANC menyala; total hingga 20 atau 22 jam bersama casing; ketahanan IP57; fitur Live Translation dan Siri AI lewat iPhone yang kompatibel.

Apa yang baru dibanding AirPods 4

Perubahan terbesarnya sederhana tapi signifikan: kamu tidak perlu lagi membayar lebih hanya untuk mendapat ANC. Apple memakai arsitektur akustik multiport baru dan Adaptive EQ generasi berikutnya, yang diklaim menghasilkan suara lebih kaya dan ANC yang menghilangkan hingga 50% lebih banyak bunyi dibanding AirPods 4 ber-ANC. Angka 50% itu adalah klaim Apple dari pengujiannya sendiri, bukan hasil pengujian independen, dan performa nyatanya tetap bergantung pada bentuk telinga dan lingkungan sekitar.

Mode Transparency juga dibuat lebih natural, Adaptive Audio memadukan ANC dan Transparency sesuai kondisi, dan Conversation Awareness menurunkan volume media saat kamu mulai berbicara. Ini paket fitur yang sebelumnya identik dengan lini Pro, kini turun ke model standar.

Kenapa desain open-ear itu pedang bermata dua

AirPods 5 tetap bertumpu di telinga luar tanpa menyegel liang telinga. Keuntungannya jelas: lebih ringan, tidak terasa penuh, dan lebih nyaman dipakai lama. Kekurangannya juga jelas: tanpa segel silikon, isolasi pasifnya terbatas, sehingga ANC harus bekerja lebih keras.

Pengulas independen yang dicek sepakat pada pola yang sama. Di lingkungan sehari-hari seperti kantor dan jalan kota, ANC-nya terasa mengesankan untuk earbuds tanpa ear tips. Di pesawat dan kereta bawah tanah yang bising, AirPods Pro 3 dengan segel in-ear masih jauh lebih senyap. Satu pengulas memperkirakan AirPods 5 meredam sekitar 60% bunyi kereta bawah tanah dan 80–90% bunyi mesin pesawat, sementara Pro 3 mendekati 98–99% pada skenario yang sama. Angka-angka itu adalah perkiraan subjektif pengulas, bukan pengukuran laboratorium, tapi arahnya konsisten: nyaman menang, isolasi kalah.

Soal kecocokan bentuk, ini tetap soal telinga masing-masing. Beberapa pengulas merasa AirPods 5 nyaman dan stabil, pengulas lain merasa satu sisi agak longgar. Kalau AirPods generasi lama sering terasa mau lepas di telingamu, coba dulu sebelum membeli adalah saran yang paling jujur.

Dua varian, dan varian mana yang sebaiknya dipilih

Apple menjual dua varian. AirPods 5 standar memakai casing USB-C, baterai hingga 4 jam dengan ANC menyala dan total 20 jam bersama casing. AirPods 5 dengan Wireless Charging Case menambah pengisian nirkabel Qi dan charger Apple Watch, speaker casing untuk Find My, kontrol volume dengan usapan di tangkai, baterai hingga 5 jam dengan ANC menyala, dan total 22 jam bersama casing.

Selisih harganya kecil di pasar yang sudah mengumumkan harga — US$129 lawan US$149, atau £119 lawan £139 di Inggris — dan sebagian besar ulasan menyarankan varian Wireless Charging Case. Alasannya bukan cuma pengisian nirkabel, melainkan kombinasi baterai lebih lama dan kontrol volume di tangkai yang tidak dimiliki varian standar. Pengisian cepatnya: 5 menit di casing memberi sekitar 1 jam waktu dengar, menurut Apple.

Fitur pintar: Live Translation dan Siri AI

Dengan iPhone yang mendukung Apple Intelligence, AirPods 5 mendukung Live Translation — menerjemahkan percakapan dan memutar hasilnya langsung ke telinga — serta akses hands-free ke Siri AI, termasuk menjawab dengan anggukan atau gelengan kepala. Perlu dicatat: ketersediaan Live Translation dan Siri AI bergantung pada wilayah, bahasa, dan perangkat iPhone yang dipakai, dan Siri AI masih berstatus beta di iOS 27 pada peluncurannya. Jangan membeli AirPods 5 semata-mata karena fitur ini sebelum memastikan bahasa dan wilayahmu didukung.

Baterai dan ketahanan: cukup, bukan juara

Baterai adalah kelemahan paling nyata dibanding Pro 3, yang diklaim Apple bertahan hingga 8 jam dengan ANC menyala dan 24 jam bersama casing. AirPods 5 lebih cocok untuk komuter, kerja harian, dan jeda pengisian di casing, bukan penerbangan panjang tanpa jeda. Satu pengulas bahkan mendapat sekitar 4 jam dari varian Wireless Charging Case dalam pengujian nyata, di bawah klaim 5 jam Apple — pengingat bahwa angka pabrikan adalah batas atas, bukan janji harian.

Kalau kamu penasaran soal perbedaan Noise Cancellation dan Adaptive Audio atau soal baterai AirPods cepat habis, keduanya sudah dibahas terpisah di UlasTekno.

Sisi positifnya, ketahanan meningkat ke IP57 untuk debu, keringat, dan air, lebih baik dari generasi sebelumnya. Buat olahraga ringan dan pemakaian di luar ruangan, ini peningkatan yang nyata, meski desain open-ear tetap kurang ideal untuk lari intens karena tidak ada segel yang mengunci posisinya.

Harga dan catatan untuk pembaca Indonesia

AirPods 5 diumumkan Apple pada 9 September 2026 dan mulai dijual 18 September 2026 di AS dan lebih dari 65 negara/wilayah. Harga AS adalah US$129 dan US$149 untuk varian Wireless Charging Case; Apple Malaysia mencantumkan RM599 untuk model standar. Harga resmi Indonesia belum terverifikasi dalam pengecekan ini, jadi angka luar negeri di atas bukan harga Indonesia dan tidak dikonversi menjadi harga rupiah resmi. Pengguna Android tetap bisa memakai AirPods 5 sebagai earbuds Bluetooth biasa, tetapi sebagian besar fitur pintar — termasuk Live Translation dan integrasi Siri penuh — dirancang untuk ekosistem Apple.

Putusan

Beli AirPods 5, idealnya varian Wireless Charging Case, kalau kamu pengguna iPhone, tidak suka ear tips silikon, dan butuh ANC harian yang bagus dengan harga di bawah Pro. Pilih AirPods Pro 3 kalau kamu butuh isolasi maksimal, baterai lebih panjang, atau sering berada di pesawat dan lingkungan sangat bising. Dan kalau AirPods lamamu masih berfungsi baik dan kamu tidak butuh ANC, tidak ada urgensi untuk upgrade sekarang.

Sumber: Wired, ‘Apple AirPods 5 Review: Better Than Before but Not Quite Pro’ (3 November 2026, item pemicu — teks lengkapnya tidak dapat diakses dalam run ini karena blokir domain, sehingga tidak ada detail pengujian Wired yang dikutip); Apple Newsroom, ‘Apple introduces AirPods 5 with best-in-class open-ear Active Noise Cancellation’; Can Buy or Not, ‘Apple AirPods 5 review: Improved ANC’; The Hindu BusinessLine, ‘AirPods 5 review: The sweet spot between AirPods 4 and AirPods Pro’; GadgetByte Nepal, ‘Apple AirPods 5 review’.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi