Samsung tidak membuang waktu untuk menyerang kelemahan pesaing barunya. Di beberapa negara, Samsung merilis iklan Galaxy Z Fold8 yang terang-terangan menyindir laporan layar iPhone Duo yang retak di bagian lipatan.
Iklan itu bukan sindiran halus. Samsung Kanada menulis “Folding is nothing new to us” dan “We know a thing or eight”, lalu menutupnya dengan ajakan “Switch to Galaxy Z Fold8”. Angka delapan di sana merujuk pada Galaxy Z Fold8 sebagai generasi kedelapan lini Fold Samsung.
Apa isi iklannya
Iklan Samsung Kanada menampilkan foto gaya hidup yang dipotong garis terang di tengah, mirip garis yang muncul dalam laporan kerusakan iPhone Duo. Tiga pesannya berurutan: melipat bukan hal baru bagi Samsung, Samsung sudah paham soal lipatan, dan pembaca diajak pindah ke Galaxy Z Fold8.
Samsung Malaysia mengambil nada berbeda. Akun itu menyinggung rasa takut ketinggalan pembicaraan soal daya tahan, lalu bercanda bahwa Samsung selama ini sibuk melipat ponsel dan menjalani hari seperti biasa. Samsung Australia menyindir lewat bunyi saat membuka ponsel yang layarnya tidak rusak.
Samsung Arab Saudi memakai trik visual. Sebuah retakan tampak di layar Galaxy Z Fold8, lalu terungkap bahwa retakan itu hanya wallpaper. Juru bicara Samsung menyebut kampanye itu sebagai kampanye yang playful dan merespons percakapan soal persaingan di kategori ponsel lipat serta pentingnya pengalaman.
Kenapa iklan ini muncul sekarang
iPhone Duo adalah ponsel lipat pertama Apple. Tak lama setelah peluncurannya, sejumlah pembeli awal melaporkan layar dalam yang retak atau mati di bagian tengah, tepat di area engsel. Pola kerusakannya mirip dari satu laporan ke laporan lain, dan itu yang membuat ceritanya cepat menyebar.
Apple sudah mengakui masalahnya. Pada 26 Oktober, Apple menyatakan mengetahui masalah pada layar dalam “sejumlah kecil” unit iPhone Duo dan meminta pengguna yang terdampak menghubungi AppleCare untuk penggantian. Laporan 9to5Mac menyebut penggantian itu tidak mensyaratkan AppleCare+.
Di sinilah iklan Samsung terasa tajam. Samsung sudah menjual ponsel lipat sejak Galaxy Fold pertama pada September 2019, dan MacRumors mencatat Galaxy Z Fold8 diperkenalkan tiga bulan sebelum iPhone Duo debut. Pesan Samsung jelas: pengalaman delapan generasi melawan produk lipat pertama.
Yang belum terkonfirmasi
Penting untuk tidak membaca iklan ini sebagai bukti uji daya tahan. Tidak ada perbandingan uji independen antara Galaxy Z Fold8 dan iPhone Duo yang dikutip dalam laporan-laporan ini. Iklan Samsung tidak membuktikan Galaxy Z Fold8 lebih awet, dan laporan kerusakan iPhone Duo tidak membuktikan semua unit Duo bermasalah.
Penyebab kerusakan juga belum dikonfirmasi Apple. iFixit menduga ada kaitannya dengan batang penyangga di tengah engsel yang mungkin tidak cukup mundur saat ponsel ditutup, sehingga menekan layar. Itu masih hipotesis dari analisis teardown, bukan penjelasan resmi Apple.
Skala masalahnya pun belum jelas. Apple hanya menyebut “sejumlah kecil” unit, tanpa angka. Sebagian foto kerusakan yang beredar di media sosial juga belum terverifikasi, dan beberapa laporan menyebut ada gambar buatan AI yang ikut beredar. Jadi, jumlah foto di linimasa bukan ukuran jumlah unit yang rusak.

Harga: bukan pembanding yang seimbang
MacRumors mencatat harga di Amerika Serikat: iPhone Duo mulai 1.999 dolar AS untuk 256 GB, sementara Galaxy Z Fold8 1.899 dolar AS untuk kapasitas yang sama. Itu harga AS, bukan harga resmi Indonesia, dan selisih 100 dolar AS itu tidak menjawab pertanyaan daya tahan.
Bagi pembaca di Indonesia, konteks yang lebih relevan adalah ini: ponsel lipat tetap produk yang menuntut kehati-hatian. Engsel, lapisan layar dalam, dan lipatan adalah titik yang paling sering jadi sumber masalah di semua merek, bukan hanya satu merek. Kalau kamu memakai ponsel lipat apa pun, perhatikan tanda awal seperti engsel yang terasa berbeda, bunyi baru saat dibuka, atau garis terang di area lipatan, lalu segera hubungi layanan resmi sebelum kerusakannya meluas.
Samsung memang punya sejarah panjang menyindir Apple, dari kampanye “The Next Big Thing” sampai “Let us know when it folds”. Bedanya kali ini, sindirannya menempel pada masalah nyata yang sudah diakui Apple, bukan sekadar ejekan soal fitur. Itu yang membuatnya terasa lebih menusuk — dan juga lebih berisiko, kalau suatu hari giliran Samsung yang menghadapi masalah serupa.
Iklan boleh lucu, tapi keputusan membeli tetap harus didasarkan pada garansi, layanan purna jual, dan rekam jejak daya tahan jangka panjang, bukan pada siapa yang paling pandai menyindir minggu ini. Artikel terkait di UlasTekno: S Pen Hilang? Hanya S Pen Pro yang Bisa Dilacak SmartThings Find dan Senter HP Android Tanpa Buka Kunci, Ini Cara di Pixel dan Galaxy.
Tanya jawab singkat
Apakah semua iPhone Duo akan retak? Tidak terbukti. Apple menyebut hanya sejumlah kecil unit yang terdampak, dan penyebabnya belum dikonfirmasi.
Apa yang harus dilakukan pemilik iPhone Duo yang layarnya rusak? Hubungi AppleCare untuk penggantian, dan simpan foto kerusakan sebagai dokumentasi.
Apakah iklan Samsung membuktikan Galaxy Z Fold8 lebih awet? Tidak. Iklan itu pemasaran, bukan hasil uji daya tahan independen.
Sumber:
- 9to5Google, “Samsung mercilessly mocks iPhone Duo ‘crackgate’ in Galaxy Z Fold 8 ads [Video]”, 31 October 2026, 9to5google.com
- MacRumors, “Samsung Mocks iPhone Duo Display Cracks in New Ad Campaign”, 30 October 2026, macrumors.com