Google Maps tersedia di Android Auto dan Apple CarPlay, tapi rasanya tidak sama meski aplikasinya sama dan layarnya sama. Engadget menguji keduanya berdampingan di satu mobil, dengan pencarian, perubahan rute, dan navigasi yang identik. Hasilnya, Android Auto menang di enam hal yang terasa dalam pemakaian sehari-hari.
Dasar-dasarnya memang mirip. Keduanya menampilkan speedometer, panduan jalur, laporan insiden, dan saran rute alternatif, plus opsi menghindari tol, jalan tol cepat, dan feri. Bedanya baru terasa saat Maps dipakai lebih dari sekadar pergi dari titik A ke titik B.
Ringkasan cepat:
- Gemini bisa dipanggil tanpa menyentuh layar di Android Auto, sementara di CarPlay saat pengujian masih harus diketuk dulu.
- Hasil pencarian di sepanjang rute lebih mudah dibandingkan di Android Auto, karena tampil sekaligus dengan rating dan tambahan waktunya.
- Zoom peta di Android Auto bisa langsung dicubit, sementara CarPlay dalam pengujian mengharuskan masuk mode kontrol peta dulu.
- Android Auto langsung menampilkan pintasan Home dengan ETA, kategori, lokasi tersimpan, dan lokasi terbaru.
- Perutean hemat bahan bakar dijelaskan lebih transparan di Android Auto, meski preferensinya juga ada di CarPlay.
- Perencanaan perjalanan mobil listrik di Android Auto sudah menghitung titik charging, estimasi baterai saat tiba, dan waktu charging di ETA.
Gemini lebih gampang dipanggil, dan perubahan rute terasa lebih cepat
Perbedaan paling jelas ada di cara memanggil Gemini. Di Android Auto, Engadget bisa mulai bicara tanpa menyentuh layar. Di CarPlay, tombol Gemini sempat muncul di Google Maps menjelang akhir pengujian dan bisa menangani pencarian percakapan serta tindak lanjut setelah diketuk, tapi tidak bisa dipanggil hands-free. Halaman bantuan Google saat pengujian itu pun masih menyebut Gemini belum tersedia untuk CarPlay.
Perubahan rute juga terasa lebih gesit di Android Auto. Penulisnya meminta Gemini mencari pom bensin di sepanjang rute, lalu apotek, tanpa membuka ulang percakapan, dan saat bertanya soal rute pulang lain, opsinya langsung tampil. CarPlay bisa menangani permintaan sejenis setelah Gemini dibuka, tapi terasa lebih lambat dalam pengujian itu. Catatan jujurnya, Gemini di Android Auto juga sempat macet di layar loading dan sekali gagal terhubung, jadi keunggulan ini soal kemudahan akses, bukan soal selalu mulus.
Hasil pencarian lebih mudah dibandingkan, peta lebih mudah dijelajahi
Saat mencari tempat di sepanjang rute, Android Auto menampilkan beberapa opsi sekaligus lengkap dengan rating dan tambahan waktu tiap opsi. Membandingkan tempat yang cuma menambah satu menit dengan yang menambah enam menit jadi gampang. CarPlay menampilkan hasil satu per satu dengan tombol Previous dan Next, dan meski info seperti harga bensin dan waktu memutar tetap ada, membandingkan beberapa opsi butuh usaha lebih.
Interaksi peta juga lebih ringan di Android Auto dalam pengujian itu. Kontrol zoom mudah dijangkau dan cubit untuk zoom langsung jalan. CarPlay mengharuskan masuk mode kontrol peta tersendiri, dan cubit untuk zoom tidak jalan di mobil pengujian tersebut. Secara teknis CarPlay punya template peta sendiri, jadi ini bukan soal tidak bisa, tapi soal pengalaman nyata di mobil itu. Satu kemenangan kecil CarPlay di area ini, kontrol skema warna Automatic, Day, dan Night mudah diakses dari layar mobil.
Perbedaan-perbedaan ini nyambung dengan arah Android Auto belakangan, yang makin banyak menampung fungsi di dalam mobil. Temuan ubin Work Mode di Android Auto adalah contoh lain soal bagaimana Google tampaknya menyiapkan Android Auto untuk pemakaian yang lebih luas, meski fitur itu sendiri belum diumumkan resmi.
Tujuan berguna muncul lebih dulu, dan mobil listrik dapat perlakuan khusus

Sebelum tujuan dimasukkan pun, Android Auto sudah lebih banyak memberi. Pintasan Home langsung tampil dengan ETA dan jarak, ditambah kategori, lokasi tersimpan, dan bagian Recent yang menampilkan lokasi yang baru dikunjungi serta saran dari pencarian Maps terbaru. Layar awal Maps di CarPlay dalam pengujian terasa lebih kosong dan butuh pencarian dulu untuk sampai ke info yang sama.
Perutean hemat bahan bakar juga dijelaskan lebih transparan di Android Auto. Salah satu pilihan ditandai sebagai yang paling hemat bahan bakar, lengkap dengan estimasi penghematannya. Preferensi yang sama juga tersedia di CarPlay, jadi ini bukan fitur eksklusif, melainkan soal seberapa jelas penjelasannya di layar.
Keunggulan keenam paling terasa buat pengguna mobil listrik yang didukung, dan saat ini cakupannya masih Amerika Serikat. Google Maps di Android Auto bisa memperkirakan pemakaian baterai dari karakteristik kendaraan, lalu lintas, elevasi jalan, dan cuaca. Setelah memasukkan level baterai saat ini, Maps bisa menyarankan titik charging, memperkirakan baterai saat tiba, dan memasukkan waktu charging ke ETA. Google mengumumkan cakupan lebih dari 350 model mobil listrik dari lebih dari 15 merek di AS pada Maret 2026, dan laporan InsideEVs Oktober 2026 menguji sistem ini di perjalanan sekitar 350 mil. Di iPhone, rute hemat energi di Google Maps tidak menyertakan titik charging seperti itu, dan pengumuman Google tidak menyebut peluncuran setara untuk CarPlay.
Jadi, apakah ini alasan pindah HP? Belum tentu. Kalau kamu sudah nyaman di iPhone dan CarPlay, Maps di sana tetap bisa dipakai untuk navigasi harian. Tapi kalau kamu sering mengubah rute sambil menyetir, sering membandingkan tempat di sepanjang jalan, atau memakai mobil listrik yang didukung, selisih ini terasa setiap hari. Tips Android lain yang praktis dipakai sehari-hari juga berlaku di sini, yaitu fitur yang bagus tetap perlu dirawat pengaturannya supaya tetap enak dipakai.
Tanya jawab singkat
Apakah Google Maps di CarPlay jelek? Tidak. Dasar navigasinya setara, yang tertinggal adalah kemudahan akses Gemini, perbandingan hasil, eksplorasi peta, dan perencanaan mobil listrik.
Apakah keunggulan Gemini di CarPlay bisa berubah? Bisa. Tombol Gemini sudah sempat muncul di CarPlay saat pengujian, jadi statusnya bisa berubah lewat pembaruan Google atau Apple berikutnya.
Apakah perencanaan rute mobil listrik Android Auto berlaku di Indonesia? Pengumuman Google yang dikutip Engadget menyebut cakupan AS. Jangan menganggap cakupan yang sama berlaku di Indonesia sampai Google mengumumkannya.
Sumber
Engadget, 6 Google Maps features that work better on Android Auto vs. CarPlay, 2 November 2026. Google / InsideEVs via NeoTeo, Android Auto EV Route Planning: Setup and Test, laporan InsideEVs 19 Oktober 2026 dan pengumuman Google 30 Maret 2026. The EV Report, Google Maps Adds EV Battery Predictions via Android Auto, 31 Maret 2026.