IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

GADGET

Chromagraph Camera, Aplikasi iPhone yang Bikin Foto Rasa Film

Chromagraph Camera mengganti olahan foto bawaan iPhone dengan olahan warna film ala Knives Out. Harganya $12,99 sekali bayar, tapi aplikasinya baru untuk foto, belum video.

Oleh 02 NOV 2026 5 menit baca
Ilustrasi iPhone yang dipakai memotret dengan gaya warna film ala Chromagraph Camera

Sutradara Rian Johnson dan sinematografer Steve Yedlin baru saja merilis aplikasi kamera iPhone yang terasa seperti membawa sedikit dapur warna film ke kantong celana. Namanya Chromagraph Camera. Aplikasi ini tidak menambah filter di atas foto yang sudah jadi, melainkan mengolah data mentah dari sensor dengan resep warna yang mereka pakai di film.

Johnson mengumumkan aplikasi ini di X pada 28 Oktober 2026, setelah aplikasi itu diam-diam sudah tayang di App Store sejak 20 Oktober 2026. Pengumuman itu langsung meledak: menurut MacRumors, unggahan Johnson ditonton enam juta kali dalam sehari, dan Chromagraph sempat naik ke posisi teratas aplikasi berbayar di kategori Photo & Video App Store Amerika Serikat.

Ringkasan cepat:

  • Chromagraph Camera memotret dalam format RAW dan melewati olahan tampilan bawaan iPhone.
  • Olahannya dibuat Steve Yedlin bersama programmer Eric Cameron, dengan gaya warna dari film-film Johnson, termasuk Knives Out.
  • Harga di App Store Amerika Serikat $12,99 sekali bayar, tanpa langganan yang tercantum.
  • Syaratnya iOS 17 atau lebih baru, dan aplikasinya baru bisa untuk foto, belum video.
  • Belum ada versi Android, dan belum ada harga resmi Indonesia yang terverifikasi.

Bukan filter, tapi ganti proses dari awal

Perbedaan paling penting dari aplikasi ini ada di urutannya. Kamera bawaan iPhone biasanya sudah mengolah foto jadi terlihat “rapi” menurut selera Apple, baru setelah itu filter ditambahkan. Chromagraph justru melewati tahap itu. Aplikasi ini mengambil data RAW dari sensor, lalu membangun gambar dengan caranya sendiri.

Hasilnya adalah tampilan yang sudah dikurasi: warna, kontras, tekstur, dan butiran film (grain) plus efek cahaya di sekitar area terang (halation) yang jadi ciri gaya Yedlin. Kamu masih bisa mengatur warna, eksposur, grain, dan halation di dalam aplikasi, lalu mengekspor hasilnya ke camera roll sebagai JPEG atau HEIC. Galeri di aplikasi juga menyimpan berkas RAW aslinya, jadi hasil edit tidak merusak foto mentahnya.

Satu kebiasaan yang perlu dibiasakan: kamu tidak melihat hasil akhirnya di viewfinder. Seperti memakai kamera film, kamu membidik dulu, baru melihat tampilan Chromagraph setelah foto diproses dan dibuka di galeri. Buat yang suka hasil instan, ini bisa terasa lambat. Buat yang suka proses, ini justru bagian dari pesonanya.

Ilustrasi alur pengolahan foto RAW menjadi foto bergaya film di Chromagraph Camera
Ilustrasi: alur sederhana dari data RAW sensor menjadi foto jadi dengan warna film, tanpa meniru tampilan antarmuka asli aplikasi.

Apa yang dikonfirmasi, apa yang masih opini

Fakta yang terkonfirmasi dari App Store dan pemberitaan: pengembangnya Chromatic Applications LLC, ukuran aplikasi 31,4 MB, kategori Photo & Video, dan syarat iOS 17 ke atas. Halaman App Store yang dicek 2 November 2026 juga menampilkan versi 1.2.1 dan rating 4,5 dari 136 penilaian. Angka rating itu bisa berubah sewaktu-waktu, jadi jangan menjadikannya patokan mutlak.

Yang masih opini adalah soal rasa. Yedlin sendiri menegaskan aplikasi ini bukan pengganti aplikasi Kamera bawaan Apple. Ia menyebutnya aplikasi kurasi yang memotret sesuai selera mereka. Artinya, kalau kamu tidak suka gaya warna film yang agak hangat, bertekstur, dan tidak terlalu “bersih” seperti foto ponsel pada umumnya, aplikasi ini akan terasa salah, bukan canggih.

Soal video juga jangan dibesar-besarkan. Johnson menyebut video mungkin hadir di masa depan, kemungkinan hanya untuk beberapa generasi iPhone Pro terbaru, seperti iPhone 17 Pro dan iPhone 18 Pro menurut laporan Amateur Photographer. Itu kemungkinan, bukan janji rilis.

Siapa yang cocok, siapa yang sebaiknya skip

Aplikasi ini paling masuk akal buat kamu yang suka memotret dengan iPhone, penasaran dengan warna film, dan tidak keberatan membayar sekali untuk satu gaya tampilan. Harganya relatif murah untuk aplikasi berbayar, dan tidak ada langganan yang tercantum di App Store Amerika Serikat.

Sebaliknya, skip dulu kalau kamu butuh video, butuh hasil yang selalu terlihat sama seperti kamera bawaan, atau memakai Android. Johnson menjelaskan tidak ada versi Android untuk saat ini karena variasi perangkat keras Android terlalu banyak untuk tim kecil mereka. Alasan yang sama juga menjelaskan kenapa aplikasi ini hanya terasa konsisten di iPhone.

Soal harga di Indonesia, belum ada angka resmi yang bisa dikutip. Harga $12,99 adalah harga Amerika Serikat saja. Cek langsung harga di App Store Indonesia sebelum membeli, karena harga regional bisa berbeda.

Putusan singkat

Chromagraph Camera bukan aplikasi kamera serba bisa. Ia adalah satu selera warna film yang dikemas rapi, dengan harga sekali bayar dan batas yang jelas. Kalau selera itu cocok denganmu, $12,99 terasa murah untuk rasa film Knives Out di kantong. Kalau tidak, kamera bawaan iPhone tetap pilihan yang lebih aman. Untuk konteks kamera iPhone lainnya, baca juga bocoran kamera HomeView yang bisa jadi kamera keamanan.

Tanya jawab singkat

Apakah Chromagraph Camera menggantikan aplikasi Kamera iPhone? Tidak, menurut Yedlin. Aplikasi ini adalah pendamping dengan gaya yang sudah dikurasi, bukan pengganti kamera bawaan.

Apakah Chromagraph bisa merekam video? Belum. Saat ini aplikasi ini hanya untuk foto, dan video baru disebut sebagai kemungkinan di masa depan.

Apakah ada versi Android? Tidak ada untuk saat ini, karena tim menyebut variasi perangkat keras Android terlalu banyak untuk diolah satu per satu.

Sumber:

  • Apple App Store, “Chromagraph Camera App”, apps.apple.com
  • MacRumors, “Rian Johnson’s iPhone Camera App Goes Viral”, macrumors.com
  • 9to5Mac, “‘Knives Out’ director launches iPhone camera app that shoots like his movies”, 9to5mac.com
  • AppleInsider, “Chromagraph brings Hollywood color processing to iPhone”, appleinsider.com
  • Slant Magazine, “Rian Johnson and Steve Yedlin Launch iPhone Camera App”, slantmagazine.com

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi