Kalau kamu cuma butuh laptop untuk browser, dokumen, video call, dan streaming, Chromebook masih jadi jalan pintas yang masuk akal di 2026. Panduan terbaru PCWorld yang diperbarui 30 Oktober 2026 menempatkan Asus Chromebook Plus CX34 sebagai pilihan serba bisa, Asus Chromebook CX15 sebagai pilihan hemat, dan Lenovo Chromebook Plus 14 sebagai pilihan kelas atas. Ketiganya sudah diuji langsung, bukan sekadar dirangkum dari spesifikasi.
Yang berubah di 2026 bukan Chromebook itu sendiri, tapi patokannya. Label Chromebook Plus sekarang jadi pembeda utama. Menurut halaman bantuan Google, model yang memenuhi syarat harus memakai Intel Core i3 generasi ke-12 ke atas atau AMD Ryzen 3 seri 5000 ke atas, RAM minimal 8 GB, penyimpanan minimal 128 GB, webcam 1080p dengan peredam noise temporal, dan layar Full HD IPS atau lebih baik. Artinya, kalau kamu melihat label Plus, setidaknya fondasinya sudah tidak lagi serendah Chromebook murah zaman dulu.
Asus Chromebook Plus CX34, pilihan serba bisa
CX34 adalah jawaban paling aman kalau kamu tidak mau pusing memilih. PCWorld memujinya karena performa prosesor Intel Core i5 yang gesit, keyboard yang nyaman, dan pilihan port yang lengkap: USB-C, USB-A, HDMI, dan jack headphone. Kamu praktis bisa lepas dari kehidupan dongle.
Kekurangannya juga jelas. Daya tahan baterainya sekitar 13 jam menurut pengujian PCWorld, tapi model lain bisa lebih lama. Layarnya juga masih 16:9, jadi terasa agak sempit kalau kamu terbiasa dengan layar yang lebih tinggi untuk dokumen panjang. Harga saat diulas adalah 499 dolar AS, dengan harga listing yang ditampilkan 479 dolar AS. Harga ini adalah harga ulasan di AS, bukan harga resmi Indonesia.

Asus Chromebook CX15, pilihan paling hemat
CX15 cocok buat kamu yang kebutuhannya ringan dan anggarannya ketat. Layarnya besar, 15,6 inci 1080p, keyboardnya lega, dan desainnya terasa lebih premium dari harganya. PCWorld mencatat harga saat diulas hanya 159 dolar AS, alias di bawah 200 dolar AS.
Komprominya harus diterima sejak awal. Prosesornya Intel Celeron N4500 yang lambat untuk multitasking berat, RAM-nya 4 GB yang sering jadi penghambat, touchpad-nya kecil, dan daya tahan baterainya sekitar 10 jam, cukup tapi bukan yang terlama di kelas Chromebook. Kalau aktivitasmu cuma browsing, YouTube, dan dokumen, ini cukup. Kalau kamu sering membuka puluhan tab sambil video call, pilih model Plus.
Lenovo Chromebook Plus 14, pilihan kelas atas
Lenovo Chromebook Plus 14 adalah lompatan paling terasa dari Chromebook murah. Model yang diuji PCWorld memakai layar sentuh OLED 14 inci 1920×1200, RAM 16 GB, penyimpanan 256 GB, dan chip MediaTek Kompanio Ultra 910. Bodinya aluminium, bobotnya sekitar 1,26 kg, dan baterainya diklaim bertahan sekitar 19 jam dengan kecerahan yang dijaga hemat.
Kekurangannya kecil tapi nyata: tombol fungsi sulit dibaca dan fitur AI-nya terasa belum perlu untuk pemakaian sehari-hari. Harga saat diulas adalah 649 dolar AS, tapi halaman PCWorld yang sama menampilkan listing 999 dolar AS dan 1.269,99 dolar AS, jadi jangan menganggap satu angka itu sebagai harga final. Sekali lagi, belum ada harga resmi Indonesia yang terverifikasi untuk model ini dalam riset ini.
Kekurangan Chromebook yang harus kamu terima
Chromebook hanya menjalankan ChromeOS, sistem operasi Google. Kamu tidak bisa memasang Windows atau macOS di dalamnya. Chromebook juga bukan pengganti laptop gaming Windows atau laptop editing berat. Kalau kebutuhan utamamu adalah game PC berat atau editing video profesional, laptop gaming Windows seperti Lenovo LOQ 15 lebih masuk akal daripada memaksakan Chromebook.
Di sisi lain, kalau laptop lamamu masih bisa dipakai, laptop lama bisa dimanfaatkan lagi sebelum kamu membeli yang baru. Chromebook baru paling masuk akal kalau laptop lamamu sudah tidak lagi menerima update atau sudah terlalu lambat untuk kerja berbasis browser.
Mana yang sebaiknya kamu pilih?
Pilih CX34 kalau kamu mau satu laptop untuk semua urusan harian tanpa kompromi besar. Pilih CX15 kalau anggaran adalah prioritas utama dan beban kerjamu ringan. Pilih Lenovo Chromebook Plus 14 kalau kamu mau layar OLED, performa lebih lega, dan baterai panjang, dan kamu siap membayar lebih.
Yang masih belum terkonfirmasi: harga dan ketersediaan resmi ketiga model ini di Indonesia, serta konfigurasi persis yang akan dijual distributor lokal. Jangan membeli berdasarkan harga AS saja; cek listing lokal, garansi, dan tanggal akhir update ChromeOS untuk model dan varian yang persis kamu incar.
Tanya jawab singkat
Apa Chromebook terbaik 2026 secara umum? Asus Chromebook Plus CX34, menurut PCWorld, karena prosesor Core i5, keyboard nyaman, dan port lengkap.
Apa Chromebook termurah yang masih layak? Asus Chromebook CX15, dengan catatan RAM 4 GB dan prosesor Celeron membatasi multitasking berat.
Apa bedanya Chromebook dan laptop biasa? Chromebook memakai ChromeOS dan fokus ke aktivitas berbasis web, sedangkan laptop Windows atau Mac lebih fleksibel untuk software berat.
Sumber:
- PCWorld, “Best Chromebooks 2026: Top picks for work, school, and more”, diperbarui 30 Oktober 2026, pcworld.com
- Google Chromebook Help, “Chromebook Plus OS update eligibility”, support.google.com
- Gagadget, “5 Best Chromebooks for Everyday Use in 2026” (pembanding model dan standar Chromebook Plus), gagadget.com