IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

CHIP DAN SEMIKONDUKTOR

Qualcomm Tinggalkan HP, Data Center Jadi Taruhan Baru

Pendapatan chip HP Qualcomm turun 26% pada kuartal IV fiskal 2026, sementara otomotif naik 89%. Data center dan Amazon jadi taruhan barunya mulai 2027.

Oleh 05 NOV 2026 5 menit baca
Gedung kantor pusat Qualcomm di San Diego, perusahaan chip yang kini bertaruh pada data center.

Qualcomm baru saja melaporkan hasil yang menggambarkan pergeseran besar dalam bisnisnya. Pada kuartal IV fiskal 2026, yang berakhir 27 September 2026 dan diumumkan 4 November 2026, pendapatan yang disesuaikan (adjusted) mencapai US$10,44 miliar, turun 7% dibanding setahun sebelumnya, dengan laba per saham yang disesuaikan US$2,17. Angka itu sedikit di atas ekspektasi analis, tapi komposisinya yang bercerita: bisnis HP menyusut tajam, sementara otomotif dan IoT tumbuh — dan data center masih berupa janji, bukan pendapatan.

Ringkasan cepat: Chip HP: US$5,14 miliar, turun 26% dari US$6,96 miliar setahun sebelumnya. Chip otomotif: US$1,99 miliar, naik 89%, nyaris dua kali lipat. Chip IoT: US$1,89 miliar, naik 4%; gabungan otomotif dan IoT tumbuh 36%. Segmen chip (QCT) US$9,02 miliar (turun 8%), lisensi (QTL) US$1,30 miliar (turun 7%). Target manajemen: pendapatan data center US$5 miliar pada fiskal 2027, dan lebih dari US$15 miliar pada fiskal 2029 — keduanya target, bukan pendapatan yang sudah dibukukan.

Angka kuartal IV: HP turun, otomotif melesat

Angka-angka ini dikonfirmasi silang oleh Reuters, The Motley Fool, dan transkrip earnings call Qualcomm. Pendapatan yang disesuaikan sebesar US$10,44 miliar mengalahkan perkiraan analis sekitar US$10,11 miliar, dan laba per saham yang disesuaikan US$2,17 sedikit di atas perkiraan US$2,16.

Di balik hasil yang tampak mengalahkan ekspektasi itu, margin segmen chip menyusut: margin pra-pajak QCT turun ke 24% dari 29% setahun sebelumnya. Qualcomm tetap menggelontorkan belanja riset — naik 13% — untuk membangun pasar baru selagi lini produk terbesarnya menyusut. Itulah harga dari transisi yang sedang dijalani perusahaan ini.

Untuk setahun penuh fiskal 2026, Qualcomm membukukan pendapatan US$43,12 miliar, turun 3% dari US$44,28 miliar pada fiskal 2025. Laba per saham GAAP melonjak ke US$12,70, tapi angka itu mencakup manfaat pajak satu kali sebesar US$5,7 miliar. Laba per saham yang disesuaikan justru turun ke US$10,54 dari US$12,03 — jadi jangan membaca lonjakan laba GAAP itu sebagai bukti bisnis intinya tumbuh.

Kenapa bisnis HP Qualcomm tertekan

Ada dua tekanan yang saling menguatkan. Pertama, harga memori yang melonjak dan pasokan yang ketat. Qualcomm menyebut tekanan itu menekan permintaan dari sejumlah produsen HP, dan Reuters mengutip data Counterpoint Research bahwa pengiriman HP global turun 20% pada kuartal September ke level terendah dalam 14 tahun. Qualcomm menaikkan harga chipnya untuk menutup biaya, tapi manajemen mengakui kenaikan itu baru akan terasa penuh pada paruh kedua fiskal 2027.

Kedua, Apple. Qualcomm memperkirakan pangsanya pada peluncuran iPhone terbaru jauh di bawah perkiraan awal sekitar 20%, karena Apple makin memakai modem buatannya sendiri. Dalam wawancara dengan Reuters, CEO Cristiano Amon mengatakan prakiraan kuartal berjalan sudah tidak lagi mengandalkan penjualan ke Apple, dan pendapatan terkait Apple diperkirakan turun sekitar 50% dari kuartal September ke kuartal Desember. Di sisi lain, Qualcomm menyebut telah memperbarui perjanjian lisensi paten jangka panjang dengan Apple, Huawei, dan Transsion — tapi perjanjian lisensi bukan jaminan pesanan chip di masa depan.

Data center: taruhan US$5 miliar yang belum berbuah

Inilah inti taruhan Qualcomm. Pendapatan dari dua program chip kustom untuk perusahaan hyperscale baru akan mulai masuk pada kuartal berjalan (kuartal Desember), menurut CFO Akash Palkhiwala, dan produk akselerator AI-nya baru akan meningkat produksinya tahun depan. Target manajemen: pendapatan data center US$5 miliar pada fiskal 2027, dan lebih dari US$15 miliar pada fiskal 2029. Total pendapatan non-HP ditargetkan melampaui US$40 miliar pada fiskal 2029, dengan otomotif dan IoT menyumbang lebih dari US$24 miliar.

Jangkar komersial terbesar taruhan ini adalah Amazon. Pada 8 September 2026, Qualcomm mengumumkan kolaborasi multi-generasi dengan Amazon untuk mengembangkan silikon kustom bagi inferensi AI — pekerjaan menjalankan model AI yang sudah dilatih — di pusat data AWS, plus konektivitas optik hingga 1,6 terabit per detik. Perlu dicatat dengan jujur: angka US$60 miliar yang beredar bukan pesanan yang dijamin, melainkan batas atas pembayaran yang menentukan vesting waran hingga 25 juta saham Qualcomm untuk Amazon, dengan harga US$161,26 per saham.

Panduan kuartal I fiskal 2027 juga memberi sinyal campuran. Qualcomm memprakirakan pendapatan US$10,4–11,2 miliar, yang titik tengahnya di atas konsensus analis US$10,48 miliar, dan pendapatan segmen chip US$9,0–9,6 miliar. Tapi titik tengah laba per saham yang disesuaikan, US$2,25, berada di bawah perkiraan US$2,32. Saham Qualcomm sempat turun sekitar 5% pada perdagangan after-hours setelah pengumuman — pasar menilai prospek laba, bukan hanya hasil kuartal yang lewat.

Konteks terkait di situs ini: pada hari yang sama dengan laporan keuangan, Qualcomm juga menandatangani kesepakatan 5G multi-tahun untuk memasok peralatan radio bagi jaringan Starlink Mobile yang direncanakan SpaceX mulai 2027, yang sudah dibahas di artikel SpaceX Gandeng Qualcomm Bangun Jaringan 5G Starlink Mobile. Persaingan chip data center sendiri juga memanas, seperti terlihat pada kuartal terbesar AMD yang didorong data center (AMD Cetak Kuartal Terbesar, Data Center Hampir Dua Kali Lipat).

Apa artinya buat pembaca di Indonesia

Qualcomm bukan nama yang jauh dari pasar Indonesia. Chip Snapdragon-nya menggerakkan banyak HP Android yang dijual resmi di sini, jadi tekanan harga memori dan kenaikan harga chip yang dialami Qualcomm bisa berujung pada harga HP yang lebih mahal atau spesifikasi yang ditahan — meski tidak ada harga Indonesia yang berubah karena laporan ini, dan artikel ini tidak mengklaim itu.

Taruhan data center-nya bersifat global: ini soal infrastruktur AI di pusat data, bukan produk yang diluncurkan di Indonesia. Yang layak ditunggu dari sini adalah kuartal berikutnya — apakah pendapatan data center benar-benar mulai muncul seperti dijanjikan, atau target US$5 miliar untuk fiskal 2027 itu meleset. Itulah ujian sesungguhnya dari cerita ‘Qualcomm tinggalkan HP’ ini.

Penutup

Qualcomm masih perusahaan HP, tapi laporan ini menunjukkan ia tidak lagi mau hanya menjadi perusahaan HP. Otomotif sudah membuktikan bisa tumbuh hampir dua kali lipat, data center masih harus membuktikan. Sampai pendapatan data center benar-benar tercatat, kisah ini tetap berupa rencana — rencana besar, dengan angka yang sudah mulai bergerak ke arahnya.

Tanya jawab singkat

Apakah Qualcomm sudah menghasilkan uang dari data center? Belum secara material. Pendapatan dari dua program chip kustom hyperscale baru mulai masuk pada kuartal Desember 2026, menurut manajemen.

Apakah angka US$60 miliar dari Amazon itu pesanan pasti? Bukan. Itu batas atas pembayaran yang menentukan vesting waran saham, bukan komitmen pembelian yang dijamin.

Apakah HP Snapdragon akan hilang dari Indonesia? Tidak ada indikasi itu. Bisnis HP masih menyumbang US$5,14 miliar per kuartal — jauh lebih besar dari otomotif — hanya saja pertumbuhannya menyusut.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi