IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

CLOUD DAN DATA

Main Game Xbox di TV Pakai HP, Tanpa Stik Lagi

Microsoft resmi membuka pratinjau dua cara baru main Xbox Cloud Gaming: HP jadi controller di smart TV, dan controller Nano tersambung WiFi langsung ke server cloud. Keduanya masih pratinjau, dan untuk pembaca di Indonesia ada batas penting yang perlu dicatat.

Oleh 05 NOV 2026 5 menit baca
Ilustrasi HP yang dipakai sebagai controller untuk bermain game cloud Xbox di smart TV.

Microsoft resmi mengubah cara main game cloud-nya. Mulai 4 November 2026, Xbox Cloud Gaming membuka dua pratinjau sekaligus: HP bisa dipakai sebagai controller di smart TV, dan controller Xbox Nano bisa tersambung langsung ke server cloud lewat WiFi.

Ini bukan peluncuran final. Microsoft sendiri menegaskan kedua fitur ini masih diuji, jadi ketersediaan, perangkat yang didukung, dan game yang bisa dimainkan masih bisa terbatas selama masa pratinjau.

Buat pembaca di Indonesia, ada satu batas yang tidak boleh dilewatkan: pratinjau HP sebagai controller hanya berjalan di negara tempat Xbox Cloud Gaming didukung, dan Indonesia tidak ada dalam daftar 29 negara yang didukung itu. Sementara itu, pratinjau cloud connect untuk Nano saat ini khusus Amerika Serikat. Jadi artikel ini relevan sebagai arah perkembangan cloud gaming, bukan sebagai fitur yang bisa langsung dicoba dari Indonesia hari ini.

HP jadi controller di smart TV

Skenario yang dituju Microsoft sederhana: kamu ingin main game cloud di TV, tapi tidak ada controller di dekatmu. Di pratinjau ini, HP Android atau iPhone yang didukung bisa menggantikan controller di smart TV yang didukung.

Caranya tidak memakai aplikasi controller terpisah. Kontrol game terbuka di browser HP, jadi HP-lah yang menjadi perangkat inputnya. Microsoft juga menyebut beberapa game akan punya tata letak kontrol yang disesuaikan dengan cara mainnya, meski belum ada daftar judul yang diumumkan untuk hal ini.

Untuk mencobanya, pengguna perlu mengaktifkan Preview Features di Settings > Account pada pengalaman smart TV terbaru, lalu meluncurkan game saat tidak ada controller fisik yang tersambung. Setelah itu, opsi memakai HP untuk sesi tersebut akan muncul. Microsoft juga menjelaskan cara memberi umpan balik: setelah memindai kode QR yang tampil di TV untuk menghubungkan HP, pengguna bisa mengetuk ikon Xbox di kiri atas HP dan memilih Give Feedback.

Yang belum terkonfirmasi di sini cukup banyak. Microsoft belum mempublikasikan daftar lengkap model TV yang didukung, versi aplikasi yang dibutuhkan, maupun daftar game yang tata letak kontrolnya sudah disesuaikan. Jadi jangan menganggap semua smart TV dan semua game cloud otomatis bisa memakai cara ini.

Nano tersambung WiFi langsung ke cloud

Fitur kedua adalah cloud connect untuk Xbox Nano Controller. Biasanya, controller tersambung lewat Bluetooth ke TV atau perangkat pemutar. Di pratinjau ini, Nano memakai WiFi untuk tersambung langsung ke server cloud yang menjalankan game.

Tujuannya adalah latensi, alias jeda antara tombol ditekan dan aksi tampil di layar. Dengan memangkas satu lompatan Bluetooth ke TV, Microsoft menyebut gameplay bisa terasa lebih responsif. Perlu dicatat, itu masih klaim dalam tahap pratinjau, bukan jaminan angka latensi yang lebih rendah di semua kondisi jaringan.

Untuk saat ini, cloud connect baru bisa dicoba di smart TV yang didukung dan di web, dan belum bekerja untuk semua pengalaman cloud gaming. Penyiapannya memakai aplikasi Xbox beta di Android, atau aplikasi Xbox Accessories di PC. Jalur PC mensyaratkan pendaftaran Xbox Insider. Setelah itu, controller dihubungkan ke jaringan WiFi lewat aplikasi, lalu pengguna membuka pengalaman Xbox Cloud Gaming yang didukung dengan akun Xbox yang sama seperti saat penyiapan.

Konteksnya penting: artikel UlasTekno sebelumnya sudah membahas temuan kode soal fitur ini di Nano. Bedanya, kabar kali ini bukan lagi temuan tersembunyi, melainkan pratinjau resmi yang diumumkan Microsoft. Kamu bisa membaca latar temuan awal itu di Xbox Nano Punya WiFi Cloud Tersembunyi, Ini Faktanya, dan kabar peluncurannya di Xbox Nano Meluncur Hari Ini, Tanpa Koneksi WiFi Cloud.

Kenapa ini penting, dan apa yang masih ditunggu

Dua pratinjau ini menunjukkan arah yang sama: Microsoft ingin menurunkan hambatan untuk mulai main. Tidak punya controller bukan lagi alasan untuk menunda sesi singkat di TV, dan controller mungil tidak harus selalu bergantung pada Bluetooth ke TV.

Di sisi lain, keduanya juga menunjukkan batas cloud gaming saat ini. Fitur baru tidak otomatis berarti tersedia di semua negara, semua TV, dan semua game. Justru masa pratinjau dipakai Microsoft untuk mengumpulkan umpan balik sebelum memutuskan apa yang diubah atau diperluas.

Buat pembaca Indonesia, hal yang paling realistis ditunggu bukan tanggal mencoba hari ini, melainkan dua pengumuman berikutnya: apakah Indonesia masuk daftar negara Xbox Cloud Gaming, dan apakah cloud connect diperluas ke luar Amerika Serikat serta ke controller lain. Sampai dua hal itu diumumkan resmi, harga dan ketersediaan Nano di Indonesia juga belum bisa ditulis sebagai fakta. Harga 49,99 dolar AS yang beredar adalah harga AS, bukan harga resmi Indonesia.

Penutup

Pratinjau ini menarik karena menyelesaikan masalah yang nyata: main tanpa controller, dan jeda input di cloud gaming. Tapi statusnya tetap pratinjau, wilayahnya terbatas, dan daftar perangkat serta gamenya belum lengkap. Pantau pengumuman resmi Microsoft berikutnya sebelum menganggap fitur ini sudah bisa dipakai di Indonesia.

Tanya jawab singkat

Apakah HP bisa langsung jadi controller Xbox Cloud Gaming di Indonesia? Belum. Pratinjau ini hanya berjalan di negara tempat Xbox Cloud Gaming didukung, dan Indonesia tidak ada dalam daftar 29 negara tersebut.

Apakah cloud connect Nano sudah bisa dipakai di luar Amerika Serikat? Belum. Microsoft menyebut pratinjau cloud connect saat ini khusus pemain di Amerika Serikat.

Apakah Nano harus selalu memakai WiFi untuk main cloud? Tidak. Cloud connect adalah opsi pratinjau tambahan; Nano tetap punya koneksi Xbox Wireless dan Bluetooth seperti yang diumumkan saat peluncurannya.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi