IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

JARINGAN DAN INTERNET

X.com Versi Web Baru Diklaim Jauh Lebih Cepat

X memperbarui aplikasi web X.com dan mengklaim versinya jauh lebih cepat, terutama di koneksi lambat. Peluncurannya bertahap per negara untuk pengguna yang sudah login, dan jadwal untuk Indonesia belum diumumkan.

Oleh 05 NOV 2026 5 menit baca
Ilustrasi browser membuka X.com versi web baru yang diklaim lebih cepat.

X memperbarui aplikasi webnya di X.com dan mengklaim versi barunya jauh lebih cepat dari sebelumnya. Kabar ini penting buat kamu yang lebih sering membuka X dari browser, bukan dari aplikasi HP, apalagi kalau koneksimu tidak selalu kencang.

Yang perlu digarisbawahi sejak awal: klaim “jauh lebih cepat” ini datang dari X sendiri, bukan dari hasil pengujian independen yang bisa dikutip di sini. X juga belum mengumumkan angka kecepatan atau tanggal peluncuran untuk Indonesia.

Ringkasan cepat: X.com mendapat versi aplikasi web baru yang diklaim lebih cepat. Peluncuran untuk pengguna yang sudah login dilakukan bertahap, satu negara dalam satu waktu. Versi baru sudah tersedia untuk X.com saat belum login dan untuk halaman yang dirayapi mesin pencari. Perubahan teknis intinya: tiga server lama diganti menjadi satu server. Jadwal Indonesia belum dikonfirmasi, jadi jangan menganggap semua akun di Indonesia sudah kebagian.

Apa yang berubah di X.com

Menurut laporan The Verge yang mengutip tulisan blog principal engineer X, Yagiz Nizipli, pembaruan ini menyasar pengalaman membuka X lewat browser. Contoh yang dipakai Nizipli cukup membumi: membuka profil di X.com lewat koneksi lambat.

Di aplikasi web lama, pengalaman itu terasa berat dan lambat. Di versi baru, X mengklaim halaman bisa tampil lebih cepat. Sayangnya, laporan yang tersedia tidak menyertakan angka perbandingan waktu muat, misalnya berapa detik lebih cepat di koneksi tertentu, sehingga klaim ini belum bisa diuji dari artikel ini.

Secara teknis, Nizipli menjelaskan bahwa aplikasi baru menggantikan tiga server yang dulu dipakai secara terpisah untuk pengguna, crawler mesin pencari, dan pratinjau tautan, menjadi satu server. Sederhananya, dulu ada tiga jalur yang harus diurus terpisah; sekarang jalurnya disatukan. Perubahan pada sisi jaringan dan infrastruktur seperti ini menunjukkan bagaimana penyederhanaan di belakang layar bisa memengaruhi pengalaman membuka halaman.

Penyatuan seperti itu masuk akal sebagai upaya memangkas kerumitan. Tapi tanpa data pengujian, pembaca tetap harus memperlakukannya sebagai penjelasan arsitektur dari X, bukan bukti bahwa semua profil akan terasa secepat itu di semua perangkat dan koneksi.

Siapa yang sudah kebagian, siapa yang belum

Bagian ini paling penting supaya tidak salah paham.

Versi baru sudah tersedia untuk X.com dalam kondisi belum login, termasuk halaman-halaman yang dirayapi mesin pencari. Artinya, kalau kamu membuka tautan X tanpa login, kemungkinan kamu sudah melihat sisi baru ini.

Untuk pengguna yang sudah login, peluncurannya dilakukan bertahap, satu negara dalam satu waktu. X tidak menyebut urutan negaranya dalam laporan yang tersedia, dan tidak ada konfirmasi kapan giliran Indonesia tiba.

Jadi, kalau X.com di akunmu masih terasa sama, itu belum tentu berarti ada yang salah dengan perangkatmu. Bisa jadi wilayahmu memang belum masuk gelombang peluncuran.

Kesan awal: cepat, tapi itu bukan pengukuran

Peneliti keamanan Jane Manchun Wong, yang disebut sudah mendapat akses ke aplikasi baru itu, memberi kesan awal yang positif. Ia menyebut aplikasi baru itu terasa responsif, cepat dimuat, dan banyak bagiannya terasa lebih rapi.

Kesan itu berguna sebagai gambaran awal, tapi tetap bukan pengukuran. “Terasa cepat” di satu perangkat dan satu koneksi belum tentu sama dengan pengalamanmu, terutama kalau kamu memakai HP lama, browser yang berbeda, atau koneksi yang tidak stabil.

Di sinilah pembaca Indonesia perlu realistis. Koneksi lambat memang jadi contoh utama X, dan itu relevan buat banyak pengguna di Indonesia. Tapi justru karena itu, klaim kecepatan baru bisa dinilai setelah versi baru benar-benar sampai ke pengguna Indonesia dan diuji di kondisi nyata, bukan hanya dari contoh yang dipakai X.

Kenapa pembaruan web masih penting di era aplikasi

Mudah untuk menganggap aplikasi web sudah tidak penting karena kebanyakan orang membuka X dari aplikasi HP. Padahal, versi web tetap jadi pintu utama dalam beberapa situasi.

Pertama, tautan X yang dibagikan di chat, email, atau artikel biasanya dibuka lewat browser. Kalau halaman itu lambat, orang malas menunggu dan menutupnya sebelum membaca.

Kedua, pengguna yang tidak login tetap mengandalkan web. Begitu juga pengguna yang membuka X dari perangkat kantor, komputer bersama, atau perangkat yang tidak memasang aplikasi.

Ketiga, mesin pencari dan pratinjau tautan ikut menentukan apakah sebuah unggahan terlihat meyakinkan saat dibagikan. Kalau pratinjau lambat atau tidak tampil baik, unggahan itu kehilangan sebagian nilainya sebelum dibaca.

Karena itu, pembaruan web bukan sekadar urusan kosmetik. Ini soal apakah X masih enak dibuka dari tautan, dari browser, dan dari kondisi koneksi yang tidak ideal.

Yang masih belum terkonfirmasi

Supaya artikel ini tidak melebih-lebihkan, berikut hal-hal yang belum bisa dipastikan dari sumber yang tersedia:

  • Tidak ada angka waktu muat sebelum dan sesudah pembaruan yang bisa dikutip.
  • Tidak ada daftar negara yang sudah kebagian versi baru untuk pengguna login, dan tidak ada tanggal untuk Indonesia.
  • Tidak ada penjelasan apakah semua fitur web langsung ikut berubah, atau apakah ada fitur yang masih tertinggal di versi baru.
  • Tidak ada hasil pengujian independen dari pihak ketiga yang membandingkan versi lama dan baru dalam kondisi yang sama.

Kalau X merilis angka atau jadwal yang lebih rinci, artikel ini layak diperbarui dan klaimnya diuji ulang.

Putusan sementara

Pembaruan aplikasi web X.com ini terdengar menjanjikan, terutama untuk pengguna yang sering membuka profil lewat koneksi lambat. Penyatuan tiga server menjadi satu juga memberi alasan teknis yang masuk akal, bukan sekadar janji pemasaran kosong.

Tapi sampai versi baru sampai ke akunmu dan ada pengukuran yang bisa dibandingkan, anggap saja ini sebagai klaim X yang sedang diluncurkan bertahap. Tunggu giliran wilayahmu, dan nilai sendiri apakah X.com di browsermu benar-benar terasa lebih ringan.

Tanya jawab singkat

Apakah X.com versi baru sudah tersedia di Indonesia? Belum terkonfirmasi. Peluncuran untuk pengguna login dilakukan per negara, dan jadwal Indonesia belum diumumkan dalam laporan yang tersedia.

Apakah saya perlu mengunduh sesuatu? Tidak. Ini pembaruan aplikasi web, jadi tidak ada unduhan aplikasi baru; perubahannya terjadi di sisi X.com saat wilayahmu kebagian.

Apakah versi baru ini otomatis membuat semua halaman X lebih cepat? Belum bisa dipastikan. Klaim kecepatan datang dari X, tanpa angka pengujian yang bisa dikutip, dan pengalaman nyata bisa berbeda tergantung perangkat dan koneksi.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi