IDEN
Artikel dan ulasan teknologi

GADGET

iPhone Cetak Rekor Kuartal September, Padahal iPhone Duo Belum Dijual

Apple membukukan pendapatan US$114,5 miliar pada kuartal September 2026, dengan iPhone mencetak rekor kuartal September meski iPhone Duo belum mulai dijual.

Oleh 03 NOV 2026 3 menit baca
Ilustrasi grafik pendapatan Apple kuartal September 2026 yang mencetak rekor, didorong penjualan iPhone.

Apple baru saja menutup tahun fiskal 2026 dengan rekor. Pada kuartal September 2026, atau kuartal fiskal keempat 2026, Apple membukukan pendapatan US$114,5 miliar (tepatnya US$114,48 miliar), naik 12 persen dibanding tahun sebelumnya. iPhone menjadi motornya, dengan pendapatan US$57,58 miliar yang menjadi rekor kuartal September untuk iPhone.

Yang membuat angka ini menarik adalah waktunya. Kuartal ini berakhir pada 26 September 2026, dan iPhone 18 Pro serta iPhone 18 Pro Max baru tersedia mulai 18 September 2026, jadi keduanya hanya sempat terjual sembilan hari di dalam kuartal. iPhone Duo bahkan belum mulai dijual saat kuartal ditutup, sehingga penjualannya sama sekali belum masuk ke laporan ini. Rekor ini diraih oleh lini iPhone yang lama, ditambah sembilan hari pertama iPhone 18 Pro.

Angka-angka yang perlu kamu tahu

Laba bersih Apple mencapai US$30,71 miliar, dengan laba per saham dilusian US$2,10, naik 14 persen dari tahun sebelumnya. Layanan Apple, yang mencakup App Store, iCloud, Apple Music, dan langganan lainnya, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$31,57 miliar. Mac menyumbang US$10,79 miliar, iPad US$6,23 miliar, dan kategori Wearables, Home, dan Accessories US$8,3 miliar. Untuk setahun penuh, Apple membukukan pendapatan sekitar US$479 miliar, yang disebut perusahaan sebagai tahun fiskal terbaiknya. CEO John Ternus, yang menjalani laporan keuangan pertamanya sebagai CEO Apple, menyebut kuartal ini sebagai rekor kuartal September untuk total pendapatan, pendapatan iPhone, dan laba per saham.

Catatan penting di balik rekor ini

Tidak semua kenaikan itu murni dari penjualan. Apple sendiri menyatakan margin kotor 47,9 persen sudah mencakup dampak positif sekitar 1 poin persentase dari pengembalian tarif (tariff refunds), dan laba per saham ikut terbantu sekitar US$0,05 dari pos yang sama. Artinya, bisnis intinya memang tumbuh, tapi sebagian kecil dari kilau angka kuartal ini berasal dari pengembalian tarif, bukan dari unit yang terjual. Klaim Apple bahwa iPhone Duo adalah iPhone paling transformatif sejak iPhone pertama juga perlu dibaca sebagai klaim perusahaan, bukan hasil pengujian independen. Penilaian sesungguhnya baru terlihat pada kuartal liburan, ketika iPhone Duo dan lini iPhone 18 Pro menjalani musim belanja penuh pertama mereka.

Apa artinya buat pembaca di Indonesia

Laporan ini adalah laporan global, bukan angka penjualan Indonesia, dan Apple tidak merilis angka khusus Indonesia dalam pengumuman ini. Jadi jangan membaca US$57,58 miliar sebagai penjualan di Indonesia. Dampak yang terasa di sini lebih tidak langsung: kuatnya iPhone 18 Pro di sembilan hari pertama memberi sinyal permintaan awal yang solid untuk lini yang juga dijual di kawasan ini, sementara rekor Layanan menunjukkan langganan Apple makin menjadi penopang pendapatan, bukan sekadar pelengkap penjualan perangkat.

Yang masih belum terkonfirmasi

Apple belum merinci berapa unit iPhone yang terjual, karena perusahaan sudah lama tidak melaporkan angka unit. Rincian penjualan per negara, termasuk Indonesia, juga tidak diumumkan. Panduan untuk kuartal liburan dan seberapa besar kontribusi iPhone Duo baru akan terlihat pada laporan berikutnya.

Putusan

Rekor ini nyata, tapi belum lengkap ceritanya. iPhone membuktikan daya tariknya tanpa bantuan penuh lini terbaru, dan kuartal berikutnya, bukan kuartal ini, yang akan menjadi ujian sesungguhnya bagi iPhone Duo dan iPhone 18 Pro.

Tanya jawab singkat

Apakah iPhone Duo sudah menyumbang ke rekor ini? Belum, karena penjualannya dimulai setelah kuartal 26 September 2026 ditutup.

Berapa pendapatan Apple pada kuartal ini? US$114,5 miliar, naik 12 persen dari tahun sebelumnya.

Apakah angka ini termasuk penjualan Indonesia? Tidak dirinci; ini angka global, dan Apple tidak mengumumkan angka khusus Indonesia.

Baca juga: peringatan spyware untuk iPhone anggota parlemen Jerman dan cara menyusun ulang menu iPhone Messages.

Sumber: Apple Newsroom, “Apple reports fourth quarter results”, 2 November 2026; 9to5Mac, “Apple reports Q4 2026 earnings: $114.5 billion in revenue, up 12%”, 2 November 2026; MacRumors, “Apple Reports 4Q 2026 Results: $30.7B Profit on $114.5B Revenue”, 2 November 2026. Halaman The Verge tentang laporan ini tidak bisa dibuka pada run pemantau karena diblokir kebijakan, sehingga angka-angkanya diverifikasi lewat tiga sumber di atas, bukan lewat halaman tersebut.

Nara UlasTekno

Nara UlasTekno adalah editor di UlasTekno yang setiap hari mengikuti perkembangan gadget, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan smart home. Ia suka membedah teknologi yang rumit menjadi penjelasan yang gampang dipahami, dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di luar layar, ia gemar mencoba perangkat baru, merapikan setup smart home, dan mencatat trik-trik praktis yang benar-benar bisa dipakai pembaca.

Baca juga.

Tinggalkan komentar

© 2026 UlasTekno. Artikel dan ulasan teknologi